Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Pabrik Plastik di Kabupaten Bogor Terbakar, 50 Personel Damkar Diterjunkan

Media Indonesia
29/3/2026 23:26
Pabrik Plastik di Kabupaten Bogor Terbakar, 50 Personel Damkar Diterjunkan
Kebakaran di Kabupaten Bogor(tangkapan layar)

DINAS Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor berhasil memadamkan kebakaran hebat yang melanda pabrik plastik di wilayah Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, dalam waktu sekitar tujuh jam tanpa menimbulkan korban jiwa.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, dan hingga pukul 22.10 WIB petugas telah memasuki tahap pendinginan setelah api berhasil dikendalikan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup lama karena besarnya skala kebakaran serta material plastik yang mudah terbakar.

"Alhamdulillah kondisi terakhir pukul 22.10 WIB sudah proses pendinginan. Kegiatan pemadaman bisa diselesaikan dalam waktu tujuh jam, tidak menelan korban dan anggota semuanya sehat," ujar Yudi.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Kabupaten Bogor mengerahkan sebanyak 10 unit mobil pemadam, satu unit SCBA mobile, dua unit rescue, serta sejumlah ambulans dari relawan.

SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus) merupakan alat pelindung pernapasan mandiri yang menyediakan pasokan udara bersih dari tabung kepada petugas, sehingga memungkinkan mereka tetap bekerja di lingkungan dengan asap tebal dan berbahaya.

Selain itu, sekitar 50 personel Damkar diterjunkan ke lokasi, dibantu relawan, TNI, serta aparat kepolisian dan Brimob untuk mempercepat proses pemadaman dan pengamanan di area kejadian.

Yudi menambahkan, petugas memprioritaskan pemadaman api agar tidak meluas ke area sekitar, mengingat lokasi pabrik yang berpotensi menimbulkan risiko lebih besar.

Menurut dia, proses investigasi terkait penyebab kebakaran akan dilakukan setelah seluruh tahapan pemadaman dan pendinginan benar-benar selesai.

"Fokus pemadaman dulu, berikutnya baru investigasi penyebab," katanya.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kebakaran dilaporkan telah terkendali, dengan petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. (Ant/Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner