Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Cianjur Perpanjang Status Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga April 2026

Benny Bastiandy
30/3/2026 17:40
Cianjur Perpanjang Status Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga April 2026
BPBD Kabupaten Cianjur siap siaga menghadapi berbagai potensi kebencanaan, termasuk kemungkinan akan memasukinya kemarau.(MI/Benny Bastiandy)

KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, masih menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi. Sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati, status darurat bencana diberlakukan hingga 30 April 2026.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan penetapan status darurat bencana hidrometeorologi mengacu kepada prediksi BMKG serta penetapan status serupa di tingkat provinsi. Artinya, potensi hujan yang berpotensi bencana hidrometeorologi diperkirakan masih terjadi hingga April 2026.

"Sampai saat ini status darurat bencana hidrometeorologi masih berlaku. Kami menetapkan statusnya hingga April 2026," kata Asep, Senin (30/3). 

Berkaitan dengan potensi terjadinya kemarau, Asep menegaskan, BPBD masih menunggu informasi lebih lanjut dari BMKG serta BPBD Provinsi Jawa Barat. Diprediksi BMKG, kemarau di Indonesia akan terjadi pada Juni atau Juli 2026.

"Kalau diprediksi, kemarau itu terjadi pada Juni atau Juli. Tapi kita tunggu informasi lebih lanjut," imbuhnya.

Asep belum memastikan status darurat bencana hidrometeorologi akan diperpanjang atau tidak. Menurutnya, perlu dilakukan kajian terhadap kemungkinan perpanjangan status darurat bencana hidrometeorologi.

"Bisa saja dimungkinan status darurat bencana hidrometeorologi diperpanjang. Tapi tentunya tak bisa sembarangan. Perlu kajian untuk memutuskannya," tegas Asep.

Asep memastikan, pada situasi dan kondisi cuaca apapun, BPBD tentu harus siap siaga dan mengantisipasi potensi yang akan terjadi. Termasuk menghadapi potensi kemarau, BPBD sudah berkoordinasi lintas sektor. 

"Misalnya dengan Perumdam Tirta Mukti, kami nanti akan berkoordinasi berkaitan penyediaan stok air untuk mengantisipasi potensi kekeringan atau krisis air saat kemarau," pungkasnya. (BB)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner