Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Hasil WFH ASN di Cianjur tiap Kamis: Listrik lebih Hemat

Benny Bastiandy
30/3/2026 15:29
Hasil WFH ASN di Cianjur tiap Kamis: Listrik lebih Hemat
KEBIJAKAN WFH: BKPSDM Kabupaten Cianjur mengevaluasi penerapan WFH bagi kalangan ASN yang sudah diterapkan sejak Februari 2026.(MI/Benny Bastiandi)

SISTEM kerja work from home (WFH) bagi kalangan aparatur sipil negara (ASN) sudah diterapkan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sejak dua bulan terakhir. Penerapan sistem kerja tersebut cukup efektif, salah satunya bisa menghemat pemakaian energi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Cianjur, Akos Koswara, mengatakan sejak Februari 2026 kebijakan WFH bagi ASN di lingkup Pemkab Cianjur sudah diterapkan. Namun, kebijakan itu berlaku bagi ASN nonpelayanan langsung kepada masyarakat. 

"Sejak Februari sebetulnya kami sudah menerapkan WFH setiap hari Kamis. Tapi bukan berarti mereka tak bekerja, karena absensi tetap berlaku. Hanya mereka bekerja di rumah dengan tidak mengurangi eksistensi pelayanan," kata Akos, Senin, 30 Maret 2026.

Tidak Semua ASN Ikut WFH

Bagi ASN yang bekerja melayani langsung kepada masyarakat, sebut Akos, kebijakan sistem WFH tak berlaku secara menyeluruh. Misalnya di rumah sakit, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), dan perangkat daerah pelayanan lainnya.

"Tapi itu nanti digilir juga. Jadi, di perangkat yang melayani langsung masyarakat, itu kebijakan penggiliran WFH bagi ASN ada di masing-masing pimpinannya. Beliau yang nanti mengaturnya," terang Akos.

Akos menyebut, penerapan WFH cukup berdampak terhadap pengurangan energi. Salah satunya pemakaian listrik yang berkurang sekitar 20%.

"Kita sudah evaluasi, penerapan WFH itu terjadi penghematan yang cukup signifikan. Salah satunya penghematan penggunaan energi listrik. Contohnya di BKPSDM misalnya, terjadi penghematan listrik lebih kurang 20%," tuturnya.

Dampak positif penerapan WFH itu, sebut Akos, sudah disampaikan secara formal ke kepala daerah. Berdasarkan hasil evaluasi, perangkat daerah yang cukup berkontribusi besar menghemat energi di antaranya berada di lingkup Sekretariat Daerah (Setda) serta Dinas Kesehatan.

"Alhamdulillah, setidaknya dengan WFH ini bisa ada dampak penghematan energi listrik, bahkan juga penggunaan BBM (bahan bakar minyak)," pungkasnya. (BB/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner