Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan, bahwa lahan pertanian dengan kemiringan di atas 45 derajat tidak lagi ideal ditanami sayuran.
Oleh karena itu, pemerintah akan mengalihkan komoditas hortikultura ke tanaman perkebunan seperti kelapa, kopi, dan alpukat yang memiliki akar lebih dalam dan kuat. Hal itu disampaikan Amran saat meninjau kawasan terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (28/1).
"Kawasan yang sekarang ditanami hortikultura akan kami tata ulang. Tanaman perkebunan akarnya lebih dalam sehingga bisa menahan tanah," kata Amran.
Pihaknya menyiapkan anggaran untuk menata ulang lahan pertanian di kawasan rawan longsor seperti Cisarua dengan mengganti tanaman hortikultura menjadi tanaman perkebunan berakar keras guna mencegah bencana serupa terulang.
"Anggarannya sudah tersedia. Kami tinggal menunggu usulan dari Pak Bupati dan Pak Gubernur. Begitu masuk, kami langsung bergerak," ujarnya.
Ia mengatakan, penataan ulang lahan ini sejalan dengan arahan Presiden yang memerintahkan pengembangan tanaman perkebunan seluas sekitar 870.000 hektare di seluruh Indonesia, dengan prioritas pada wilayah rawan bencana.
"Penanaman hortikultura di lereng dengan kemiringan 20 hingga 45 derajat sangat berisiko memicu erosi dan longsor. Jika pola tanam tersebut dibiarkan, bencana serupa berpotensi terus berulang," jelasnya.
Dalam kunjungannya tersebut, Kementerian Pertanian juga menyerahkan bantuan bagi korban bencana Cisarua kepada Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. (DG/E-4)
PETUGAS SAR Gabungan menghadapi sejumlah tantangan dalam lanjutan operasi pencarian korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
BMKG Bandung mewaspadai potensi peningkatan curah hujan dalam satu pekan ke depan di sebagian wilayah Jawa Barat termasuk di Bandung Raya.
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) merespons cepat bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
TIM SAR gabungan menyebut 48 kantong jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, berhasil dievakuasi hingga Selasa (27/1).
BENCANA longsor yang melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat hingga saat ini telah menelan 47 korban jiwa.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengembalikan fungsi gunung sebagai 'pananggeuhan' atau tempat untuk bersandar.
PEMKAB Bandung Barat belum menemukan lahan sebagai tempat relokasi para korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.
BANTUAN bagi korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus mengalir dari berbagai pihak.
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus membuahkan hasil signifikan.
Kesiapan ini dilakukan untuk mengakomodir tingginya minat masyarakat yang akan menggunakan transportasi kereta api pada masa mudik dan arus balik Lebaran.
Pengiriman Tim SAR itu sebagai wujud kepedulian dan solidaritas lintas daerah terhadap musibah alam yang terjadi.
Memasuki puncak musim penghujan ini, Dinkes Kabupaten Bekasi terus mengingatkan masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Polres Garut melaksanakan salat gaib di masjid Polres Garut yang diikuti oleh jajaran.
Kewaspadaan menjadi hal utama yang harus dibangun bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat, guna meminimalkan risiko dan dampak bencana.
Realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung per 31 Desember 2025 mencapai Rp1,8 triliun, dari yang ditargetkan APBD Perubahan (APBD-P) 2025 sebesar Rp2,2 triliun.
Salah satu perumahan yang terendam banjir ialah Perumahan RN 1 di RW 02 dan RW 11 Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.
Puluhan pelajar di salah satu sekolah itu mengalami mual, muntah, pusing, demam, hingga buang air besar. Melihat gejalanya seperti yang keracunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved