Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI sosial dan kemanusiaan terus digulirkan Yayasan Harapan Amal Mulia. Lembaga filantropi Islam ini konsisten menghadirkan dampak nyata. Tidak hanya untuk masyarakat Indonesia, tapi juga warga dunia.
Kerja keras dilakukan Yayasan Harapan Amal Mulia selama 2025. Tidak hanya membantu saat terjadi bencana, tapi juga penanggulangan kemiskinan ekstrem, pemberdayaan masyarakat serta pembangunan sarana ibadah.
"Alhamdulillah, sepanjang 2025, Amal Mulia telah berkontribusi signifikan melalui ratusan aksi kemanusiaan yang menyasar isu-isu strategis nasional. Mulai dari kebencanaan, penanggulangan kemiskinan ekstrem, hingga penguatan sarana ibadah dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pelosok," jelas Direktur Yayasan Harapan Amal Mulia, Agis Muhsin, di Bandung, Senin (26/1).
Dia menambahkan selain melakukan aksi kemanusiaan di dalam negeri, Amal Mulia juga aktif melakukan aksi kemanusiaan di luar negeri. Di antaranya di Palestina dan Sudan.
Hal ini, kata Agis, tidak terlepas dari empat pilar utama program, yaitu Amal Syiar Islam, Harapan Anak Indonesia, Harapan Kemandirian Insani, dan Amal Mulia Peduli.
Bangun 14 masjid
Dalam merealisasikan Pilar Amal Syiar Islam, Amal Mulia telah membangun 14 masjid baru dari nol, mendukung 7 masjid melalui renovasi ringan, serta membangun 10 fasilitas air bersih untuk menunjang kesehatan dan aktivitas ibadah masyarakat.
"Sebagian berada di wilayah 3T atau kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar di Indonesia yang memiliki kualitas pembangunan rendah, infrastruktur minim, serta aksesibilitas sulit," tambah Agis.
Beberapa masjid yang dibangun Amal Mulia antara lain: Masjid Nur Rahman (Nusa Tenggara Timur), Masjid Riyadhul Hilm (Jambi), Masjid Riyadul Falah (Jawa Barat), Masjid At-Taqwa (Jawa Barat), Masjid Al-Amin (Sulawesi Utara), Masjid Darussalam (Sulawesi Utara), Masjid Ar-Rahmah (Sulawesi Utara), Masjid Al-Jihad (Jawa Barat), Masjid Nurul Yaqin (Riau), Masjid Baitul Ibadah (Aceh), Masjid Al-Mujahidin (Nusa Tenggara Timur), Masjid Al-Hasanah (Jawa Barat), dan Masjid Ar-Rosi (Sulawesi Utara).
Yayasan juga membangun Masjid Darurat di Gaza, Palestina pasca gencatan senjata.
Menurut Agis, Amal Mulia memandang masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat kehidupan umat yang berperan dalam penguatan spiritual, sosial, dan pendidikan.
Penanggulangan kemiskinan
Sementara dalam upaya mendukung program nasional penanggulangan kemiskinan ekstrem, Amal Mulia melalukan tiga hal. Yang pertama, peningkatan pendapatan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi dan wakaf produktif.
Kedua, pengurangan beban pengeluaran masyarakat melalui bantuan pangan, kesehatan, dan kebutuhan dasar. Ketiga, penghapusan kantong-kantong kemiskinan dengan menyasar wilayah rentan dan kelompok yang sulit dijangkau.
Salah satunya, melalui Gerakan Dapur Mulia. Amal Mulia menyalurkan 950 kilogram beras dan 3.761 porsi makanan siap saji bagi masyarakat dhuafa.
Program ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama warga setempat dan diterima sebagai bentuk kepedulian sosial yang memperkuat ketahanan pangan komunitas.
Amal Mulia juga berkontribusi dalam penanganan bencana yang melanda berbagai wilayah di Pulau Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
''Amal Mulia hadir di lokasi bencana seperti di Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Kabupaten Agam, Kota Padang, dan Kabupaten Tapanuli Tengah dengan menyalurkan paket sembako, mendirikan dapur umum, makanan siap saji, hygiene kit, posko trauma healing, serta fasilitas ibadah darurat,''jelas Agis.
Dia menegaskan bahwa Amal Mulia tidak hanya hadir pada fase tanggap darurat, tetapi juga mendampingi masyarakat hingga tahap pemulihan awal.
Konsisten dukung Palestina
Di sisi lain, sejak eskalasi besar konflik Palestina pada 7 Oktober 2023, Amal Mulia menunjukkan dukungan nyata kepada rakyat Palestina. Hingga saat ini, Amal Mulia telah melaksanakan 38 tahap penyaluran bantuan kemanusiaan secara berkelanjutan.
Bantuan yang disalurkan mencakup pangan, dapur darurat, masjid darurat, air bersih, tenda pengungsi, layanan kesehatan dan ambulans, bantuan Ramadhan dan qurban, winter aid, pembangunan sumur, hingga pengiriman 20 ton gandum dan paket sembako melalui jalur Mesir menuju Gaza. Seluruh bantuan ini dirancang sebagai respons jangka panjang untuk mendukung ketahanan hidup masyarakat Palestina di tengah krisis berkepanjangan.
Berbagai program yang telah disalurkan di 2025 ini bisa terwujud atas banyaknya amanah dari masyarakat kepada Yayasan Harapan Amal Mulia.
Untuk itu, Agis menambahkan, Amal Mulia berkomitmen dalam mengelola amanah tersebut melalui tata kelola lembaga yang profesional.
''Alhamdulillah, pada 1 Oktober 2025, Yayasan Harapan Amal Mulia secara resmi meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan periode 2023–2024 yang dilakukan oleh akuntan independen profesional,''jelasnya.
Kepedulian berkelanjutan lewat #KebaikanNyata pada 2026
Setelah kerja keras dan capaian di 2025, Agis memastikan Yayasan Harapan Amal Mulia akan melanjutkan melalui Kepedulian Berkelanjutan melalui Aksi #KebaikanNyata.
''Terinspirasi dari QS. Yusuf ayat 108, Amal Mulia menegaskan bahwa dakwah dan filantropi Islam harus diwujudkan melalui aksi nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh umat,'' tambahnya.
Tahun ini, Amal Mulia berkomitmen untuk terus membersamai masyarakat korban bencana di Sumatera melalui program pemulihan yang berkelanjutan, dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga penguatan ketahanan sosial.
Yayasan juga tetap menjaga amanah kepedulian seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung pada kemanusiaan di Palestina, dengan iktiar yang konsisten membantu hingga terwujudnya kemerdekaan di Palestina.
"Momentum Ramadan yang tinggal beberapa hari menjadi sebuah pengingat bahwa setiap kebaikan dan penguat ikhtiar untuk menghadirkan Aksi #KebaikanNyata, melalui program-program Ramadhan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakt dhuafa, korban bencana, dan rakyat Palestina," papar Agis.
Dengan standar kinerja yang jelas, indikator terukur, serta mekanisme pertanggungjawaban yang transparan, yayasan akan terus bekerja. Dengan fondasi kelembagaan yang kuat, pengelolaan yang akuntabel, serta pengalaman panjang dalam aksi kemanusiaan, Amal Mulia siap melangkah lebih besar pada 2026 menghadirkan banyak kebaikan, yang terbukti dan berdampak nyata untuk seluruh negeri dan dunia.
PENCARIAN korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, telah mengevakuasi 17 jenazah, Senin (25/1) malam.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup (KLH) akan menurunkan tim ahli untuk mengkaji dan menangani alih fungsi lahan di lokasi longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat.
BMKG juga mengimbau masyarakat dan petugas untuk terus memperhatikan informasi cuaca terkini, mengingat kondisi cuaca ekstrem berpotensi memicu terjadinya longsor susulan.
LONGSOR yang terjadi di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1) dini hari tidak dapat hanya dinilai sebagai dampak alih fungsi lahan.
KONTEN bertajuk 'Sewa Pacar 1 Jam' buatan konten kreator berinisial SL, warga Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, berbuntut panjang.
Selain faktor hujan, lanjut Lana, gerakan tanah di Pasirlangu juga dipengaruhi kondisi geologi setempat yang didominasi batuan gunung api tua yang telah lapuk
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, di Kuningan, Minggu, mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi
WAKIL Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan lokasi longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, merupakan lahan milik Perhutani.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat telah menemukan total 14 korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
SEORANG oknum konten kreator berinisial SL, warga Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, resmi dilaporkan oleh aktivis perempuan ke Polres Tasikmalaya Kota.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi memutuskan untuk merelokasi korban tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
DUA anggota polisi yang hendak ikut dalam rangkaian pencarian dan penyelamatan korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, meninggal dunia.
BENCANA longsor di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, merupakan konsekuensi dari kejahatan tata ruang dan pembiaran kerusakan ekologis di Kawasan Bandung Utara (KBU).
KEMENTERIAN Sosial menyalurkan bantuan logistik sekaligus melakukan pendataan korban terdampak bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat.
PENGOLAHAN sampah menggunakan insinerator di Kota Bandung untuk sementara dihentikan sambil menunggu hasil uji emisi udara.
PERUMAHAN Grand Texpia, Kecamatan Ciasem, Pantura Subang, masih terendam banjir meski ketinggian air mulai berkurang.
PEDAGANG daging sapi di Kabupaten Cianjur melakukan aksi mogok berjualan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved