Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Harga Daging Sapi kian Meroket, Pedagang di Cianjur Mogok Berjualan

Beny Bastiandy
25/1/2026 15:05
Harga Daging Sapi kian Meroket, Pedagang di Cianjur Mogok Berjualan
PANTAU STOK DAN HARGA: Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian memantau perkembangan harga dan stok kebutuhan masyarakat, salah satunya daging sapi, menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, belum lama ini.(MI/Benny Bastiandi)

PEDAGANG daging sapi di Kabupaten Cianjur melakukan aksi mogok berjualan. Kondisi itu tak terlepas terus naiknya harga komoditas tersebut sehingga dampaknya merugikan para pedagang. 

Di Pasar Induk Cianjur misalnya, aksi mogok berjualan sudah dimulai sejak Minggu (25/1). Rencananya, aksi massal itu akan berlangsung hingga Senin (26/1).

Kepala UPTD Pasar Induk Cianjur, Handika Firdaus, mengonfirmasikan terjadinya aksi mogok berjualan para pedagang daging sapi. Aksi akan berlangsung selama dua hari.

"Hari ini sudah dimulai," kata Handika melalui sambungan telepon, Minggu (25/1).

Handika mengaku sudah melakukan upaya persuasif dengan para pedagang. Handika membuka ruang dialog untuk mencari solusi dari permasalahan yang mendasari para pedagang memilih aksi mogok berjualan.

"Hasil obrolan dengan para pedagang, mereka kecewa dengan harga yang terus naik. Per hari kemarin (Sabtu (24/1), harga daging sapi di Pasar Induk Cianjur rata-rata kisaran Rp130 ribu per kilogram," pungkasnya.

Pemda Pantau Perkembangan

Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur terus memantau perkembangan kondisi di lapangan berkaitan rencana aksi mogok pedagang daging sapi. Pemantauan dilakukan berkoordinasi dengan masing-masing kepala UPTD pasar.

"Memang ada kabar kalau jadi mau ada aksi mogok, antara Minggu-Senin. Tapi saya belum mendapat laporan dari para kepala pasar. Besok kami tindaklanjuti lagi kondisi perkembangan di lapangan," kata Kepala Bidang Perdagangan Diskumdagin Kabupaten Cianjur, Ivan Feriadi Rahman, Minggu (25/1).

Aksi mogok pedagang ini kabarnya dipicu kebijakan pemangkasan kuota impor daging sapi. Ivan menyebut, Diskumdagin akan terus memantau perkembangannya. 

"Kita lihat ke depannya, apalagi sekarang mendekati Puasa. Permintaan juga biasanya meningkat," tuturnya.

Harga Berfluktuasi

Hasil pemantauan di lima pasar tradisional di Kabupaten Cianjur, harga daging sapi relatif tidak sama. Untuk daging sapi impor, harga terendah kisaran Rp120 ribu per kg dan tertinggi Rp125 ribu per kg. 

Sementara untuk daging sapi lokal, dirata-ratakan harganya di kisaran Rp140 ribu per kilogram. (BB/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner