Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Pedagang Daging Mogok Jualan, Begini Respons Pramono Anung

Andhika Prasetyo
22/1/2026 11:54
Pedagang Daging Mogok Jualan, Begini Respons Pramono Anung
Ilustrasi(Antara)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menanggapi isu rencana aksi mogok berjualan yang akan dilakukan pedagang daging sapi yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI). Pramono meyakini aktivitas perdagangan daging di Jakarta tetap berlangsung meskipun terdapat seruan mogok dari sebagian pedagang.

“Saya sudah membaca beritanya dan juga mengecek langsung ke lapangan. Memang ada keinginan untuk mogok, tetapi saya yakin tetap akan ada yang berjualan di Jakarta. Tidak semua asosiasi bisa melarang anggotanya untuk berdagang,” kata Pramono saat ditemui di Jakarta Barat, Kamis.

Sebelumnya, Dewan Pengurus Daerah APDI DKI Jakarta meminta Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman segera turun tangan mengatasi tingginya harga sapi potong yang dinilai membebani pedagang dan konsumen.

Ketua DPD APDI Jakarta Wahyu Purnama menyatakan lonjakan harga daging sapi paling dirasakan masyarakat menengah ke bawah, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia mengungkapkan, dalam rapat bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian pada 5 Januari lalu, pemerintah sempat menjanjikan stabilisasi harga sapi timbang hidup dalam waktu dua pekan.

“Namun sampai sekarang belum terealisasi. Di sisi lain, daya beli masyarakat juga sedang menurun,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan, tingginya harga sapi hidup dari feedloter berdampak langsung pada kenaikan harga karkas di rumah potong hewan (RPH), sehingga pedagang kesulitan menekan harga jual ke konsumen.

Berdasarkan aspirasi pedagang daging di pasar tradisional serta bandar sapi potong di wilayah Jabodetabek, DPD APDI memutuskan menggelar aksi mogok dagang selama tiga hari, mulai Kamis (22/1) hingga Sabtu (24/1). Aksi tersebut direncanakan berlangsung di seluruh pasar dan RPH di kawasan Jabodetabek.

Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta berharap distribusi dan penjualan daging sapi tetap berjalan agar kebutuhan masyarakat tidak terganggu, sembari menunggu langkah lanjutan pemerintah pusat dalam menstabilkan harga. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya