Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Masuki Minggu Kedua Ramadan, Harga Daging Ayam di Bantul Naik, Cabai dan Bawang Merah Turun

Ardi Teristi Hardi
26/2/2026 16:46
Masuki Minggu Kedua Ramadan, Harga Daging Ayam di Bantul Naik, Cabai dan Bawang Merah Turun
Ilustrasi(MI/AGUNG WIBOWO)

TIM Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY memantau stok dan harga bahan pokok di Pasar Imogiri serta distributor bawang merah Tegalrejo di Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Bantul, Kamis (26/2).

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantul, Fenty Yusdayati menyebutkan, kenaikan harga daging ayam ras berada di kisaran Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa. 

Sementara itu, harga cabai turun sekitar Rp20.000 per kilogram dan bawang merah turun sekitar Rp5.000 per kilogram.

“Stok bawang merah dari petani Bantul di tingkat distributor mencapai sekitar 8 ton, sedangkan kebutuhan masyarakat DIY sekitar 3,5 ton. Jadi, sangat mencukupi,” terang dia.

Di sela-sela pemantauan tersebut, Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY, Eling Priswanto mengatakan, beberapa komoditas pangan mengalami fluktuasi berupa kenaikan maupun penurunan harga. “Secara umum memang ada kenaikan, tetapi masih dalam taraf wajar. Bahkan cabai dan bawang merah justru mengalami penurunan (harga)," ungkap dia.

Senada dengan hal tersebut, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Hermanto mengatakan kondisi di Bantul sejalan dengan wilayah lain di DIY seperti Kulon Progo dan Gunungkidul. Pasokan pangan dinilai sangat memadai dan distribusi berjalan lancar.

“Daging ayam memang naik sedikit, tetapi cabai dan bawang merah cenderung turun. Kami berharap kondisi ini tetap stabil hingga Lebaran,” imbuhnya.

Dari sisi pelaku usaha, distributor bawang merah Tegalrejo, Japon, mengungkapkan stok bawang merah di tempatnya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat DIY maupun pengiriman ke luar daerah seperti Jakarta, Brebes, dan Kroya. Harga di tingkat distributor saat ini berada di kisaran Rp30.000 per kilogram.

“Permintaan pasar tinggi, tetapi stok aman. Kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah, terutama dari sisi pembiayaan, agar pasokan tetap terjaga,” tutup dia. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya