Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI hari ke-4 Ramadan, harga berbagai komoditas kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional wilayah Tasikmalaya mulai mengalami penurunan secara bertahap. Penurunan ini terpantau pada komoditas bawang merah, cabai merah, daging ayam, telur, daging sapi, hingga sayuran.
Rosidah (44), seorang warga Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, menuturkan bahwa meskipun sebagian harga kebutuhan pokok masih bertahan, beberapa komoditas lainnya sudah mulai melandai. Saat ini, harga beras premium masih stabil di kisaran Rp13.500 hingga Rp16.000 per kilogram, sementara di tingkat warung mencapai Rp17.000 per kilogram. Untuk kelompok cabai, harga mulai bervariasi dengan cabai rawit di angka Rp97.000 dan cabai merah lokal Rp62.000 per kilogram.
Penurunan harga yang cukup signifikan juga dirasakan pada sektor protein. Daging sapi kini dijual seharga Rp140.000 per kilogram, daging ayam Rp43.000 per kilogram, dan telur ayam Rp30.000 per kilogram. Meskipun sudah mulai turun, para warga menilai kondisi harga saat ini masih tergolong mahal karena belum sepenuhnya kembali ke titik normal sebelum memasuki bulan puasa.
Tatang (55), seorang pedagang daging ayam di Pasar Pancasila, mengonfirmasi adanya penurunan harga tersebut. Sebelumnya, daging ayam sempat menembus harga Rp46.000 per kilogram dan kini turun menjadi Rp43.000 per kilogram. Ia memprediksi harga kemungkinan bisa terus menurun hingga mencapai angka Rp38.000 per kilogram. Meski harga belum sepenuhnya normal, volume pembeli justru mulai mengalami peningkatan dibandingkan awal Ramadan.
| Komoditas | Harga Saat Ini (per kg/liter) | Status Harga |
| Daging Sapi | Rp140.000 | Turun |
| Daging Ayam Potong | Rp43.000 | Turun |
| Telur Ayam | Rp30.000 | Turun |
| Beras Premium | Rp13.500 - Rp16.000 | Stabil (Tinggi) |
| MinyakKita | Rp18.000 | Stabil |
| Minyak Curah | Rp20.000 | Stabil |
| Bawang Merah | Rp42.000 | Turun |
| Cabai Rawit | Rp97.000 | Turun |
| Cabai Merah Lokal | Rp62.000 | Turun |
| Cabai Merah Keriting | Rp66.000 | Turun |
| Cabai Domba | Rp80.000 | Turun |
Beras medium SPHP seharga Rp57.500 kemsan 5 kg, beraskita premium Rp74.000 kemasan 5 kg, minyakkita Rp31 ribu kemasan 2 liter.
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Pemerintah membantah klaim bahwa harga daging kerbau beku di pasaran jauh melampaui harga acuan pembelian (HAP) konsumen sebesar Rp80.000 per kilogram.
Pemerintah telah menetapkan koridor harga daging sapi di tingkat konsumen dalam rentang Rp105.000 hingga Rp140.000 per kg.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (Jappdi) meminta pemerintah tidak hanya mengawasi perdagangan daging sapi, tetapi juga daging kerbau impor yang beredar di pasar.
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
Memasuki pekan kedua Ramadan 1447 H, harga telur, cabai, dan bawang di Kota Sukabumi mulai turun. Simak daftar harga pangan terbaru dan stok bapokting di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved