Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Jelang Lebaran, Harga Cabai Rawit dan Daging Ayam di Bangka Meroket

Rendy Ferdiansyah
12/3/2026 16:22
Jelang Lebaran, Harga Cabai Rawit dan Daging Ayam di Bangka Meroket
Ilustrasi(Dok Istimewa)

SEPEKAN menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, harga dua komoditas bahan pokok utama, yaitu cabai rawit dan daging ayam, mengalami kenaikan signifikan di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bangka.

Dari pantauan Forkominda Bangka di Pasar Kite Sungailiat, cabai rawit dijual dengan harga Rp100 ribu per kilogram. Sementara itu, daging ayam bersih dipatok pada angka Rp43 ribu per kilogram.

Bupati Bangka, Feri Insani, membenarkan adanya kenaikan harga pada kedua komoditas tersebut. "Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen," ujarnya pada hari Kamis (12/3).

Untuk daging ayam, harga yang sudah dipotong-potong atau bersih adalah Rp43 ribu per kilogram, sedangkan ayam bulat dijual dengan harga Rp38 ribu per kilogram.

Menurutnya, kenaikan harga cabai rawit disebabkan oleh stok terbatas akibat pasokan yang kurang. "Mungkin juga karena pasokan terbatas, jadi stok berkurang dan harga naik," jelasnya.

Sementara untuk daging ayam, kondisi yang sama juga terjadi sehingga pedagang mulai mengimpor pasokan dari Provinsi Lampung. "Saat ini pedagang mulai menjual ayam dari Lampung yang harganya memang lebih tinggi dari biasanya," tambahnya.

Wakil Bupati Bangka, Syahbudian, menambahkan bahwa selain kedua komoditas tersebut, ketersediaan dan harga beras tetap stabil. "Kami sudah menanyakan kepada pedagang, harga stabil dan stok aman hingga pasca Lebaran nanti," imbuhnya.

Untuk mencegah praktik pembenaran harga, Kapolres Bangka AKBP Dedy Dwitya Putra menyampaikan bahwa tim satgas akan turun ke lapangan untuk memantau perkembangan harga bahan pokok jelang Lebaran. "Tim satgas nanti akan turun untuk memantau agar tidak ada pedagang yang mengambil kesempatan momen Lebaran dengan menaikkan harga secara sepihak," tegasnya.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya