Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama para champion cabai melaksanakan Gerakan Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta. Hal ini dilakukan sebagai upaya intervensi harga agar kembali berada pada batas kewajaran. Langkah ini ditempuh menyusul meningkatnya harga cabai khususnya rawit merah akibat lonjakan permintaan menjelang momentum konsumsi tinggi, sementara sebagian sentra mengalami jeda panen karena faktor cuaca dan hari libur.
Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Muhammad Taufiq Ratule, menegaskan bahwa secara umum ketersediaan cabai rawit merah di tingkat nasional dalam kondisi aman dan produksi tetap berjalan di berbagai sentra. Ia menyampaikan, bahwa Gerakan Aksi Guyur Pasokan akan berlangsung hingga 30 hari ke depan atau hingga harga stabil.
“Kenaikan harga saat ini lebih disebabkan oleh momentum peningkatan permintaan. Oleh karena itu, kita lakukan penambahan pasokan ke Pasar Induk Kramat Jati agar harga kembali pada rentang kewajaran tanpa merugikan petani,” kata Taufiq dikutip dari siaran pers yang diterima, Kamis (19/2).
Adapun intervensi ini dilakukan Kementan bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bareskrim, serta dinas daerah untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran. Langkah ini dilakukan secara terukur berbasis neraca produksi nasional guna memastikan keseimbangan pasokan dan permintaan tetap terjaga.
Sementara itu, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Agung Sunusi menambahkan bahwa kebijakan stabilisasi harga dirancang dengan mempertimbangkan kepentingan seluruh pihak. Pemerintah, sambung dia, tidak hanya berfokus pada penurunan harga di tingkat konsumen, tetapi juga memastikan petani tetap memperoleh margin yang wajar.
“Kita pastikan suplai dari sentra produksi ke PIKJ dapat dikawal semua pihak. Stabilitas harga harus memberikan margin yang adil bagi petani sekaligus tetap terjangkau bagi masyarakat,” tegasnya.
Langkah pemerintah ini mendapat dukungan langsung dari Asosiasi Champion Cabai Indonesia (ACCI). Ketua ACCI, Ardhy menyatakan kesiapan para champion cabai di berbagai daerah untuk memasok hasil panen ke PIKJ. Ia memastikan produksi di sentra utama tetap berjalan dan stok tersedia untuk mendukung langkah stabilisasi yang dilakukan pemerintah.
“Kami memastikan anggota ACCI siap memasok hasil panen ke Pasar Induk Kramat Jati. Prinsipnya, stok ada, produksi berjalan, dan kami berkomitmen menjaga harga tetap dalam koridor kewajaran,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menekankan agar harga bahan pangan stabil, terutama menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Pemerintah akan terus melakukan upaya sebaik mungkin. Targetnya jelas, petani untung, konsumen tersenyum,” ucapnya.
Sebagai barometer harga hortikultura nasional, Pasar Induk Kramat Jati memiliki peran strategis dalam pembentukan harga di berbagai pasar turunan di wilayah Jabodetabek. Dengan tambahan pasokan yang terjadwal dan terkoordinasi, diharapkan tekanan harga akibat lonjakan permintaan dapat segera mereda.
Harga cabai hijau besar naik dari Rp24 ribu per kg menjadi Rp25 ribu per kg. Cabai merah besar naik dari Rp36 ribu per kg menjadi Rp40 ribu per kg.
P ada awal Ramadan 1447 H, komoditas hortikultura, khususnya cabai, masih menunjukkan fluktuasi harga yang signifikan
Cek harga cabai di 5 pasar utama Batam (Tos 3000 hingga Penuin) per 18 Februari 2026. Harga rawit merah tembus Rp85.000/kg jelang Ramadan.
Update harga pangan di Pasar Induk Kramat Jati per 18 Februari 2026. Harga cabai rawit merah mulai turun ke Rp80.000/kg jelang Ramadan 1447 H.
Pantau harga pangan terbaru hari ini 18 Februari 2026. Cabai rawit merah tembus Rp88.600/kg, telur ayam Rp32.200/kg. Cek daftar lengkap harga sembako PIHPS di sini.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mulai mengalami perubahan menjelang bulan suci Ramadhan.
MENJELANG Perayaan Imlek dan Ramadan 2026, harga sejumlah bumbu dapur di Sungailiat, Bangka, Bangka Belitung (Babel), mengalami lonjakan.
MENJELANG Ramadan 2026, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Naikoten 1, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengalami kenaikan.
Memasuki minggu ketiga Januari 2026, seluruh komoditas cabai di Kota Padang Panjang tercatat mengalami penurunan harga.
Kabar gembira! Harga cabai rawit merah "terjun bebas" ke angka Rp53.000-an pasca Nataru. Simak rincian harga pangan terbaru per 8 Januari 2026 di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved