Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN warga di sekitar Kecamatan Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah menyerbu bazar Ramadan pada Kamis (12/3). Mereka antre untuk membeli daging sapi yang dijual hanya Rp100 ribu, padahal di pasaran sudah menembus Rp130 ribu hingga Rp140 ribu per kg. Selain itu, warga juga mencari telur, minyak goreng serta beras dengan harga di bawah pasaran.
Pasar murah tersebut digelar di halaman Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, Banyumas. Sejak jam 08.00 WIB, warga sudah antre terutama untuk mendapatkan daging sapi segar.
Salah seorang warga asal Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Siti, 58, mengatakan sejak pagi dirinya sudah antrea. “Saya ingin membeli daging sapi. Karena di pasaran sini sudah mencapai Rp130 ribu per kg. Tidak apa-apa antre, karena harga di bazar Ramadan murah, hanya Rp100 ribu per kg. Saya hanya beli 1 kg, karena memang dibatasi,”jelasnya.
Sementara Kurniasih, 31, warga Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, mengatakan selain mencari daging sapi, dia juga membeli telur. “Di sini, untuk daging sapi dibatasi 1 kg saja, karena supaya banyak warga yang mendapatkan. Selain daging sapi, saya juga membeli telur. Harganya juga lebih murah daripada di pasaran. Di sini Rp27 ribu per kg, sementara di pasaran bisa sampai Rp31 ribu per kg,”katanya.
Sementara Kepala BBPTUHPT Baturraden Dani Kusworo mengatakan Bazar Ramadan yang digelar disambut antusias masyarakat. “Memang, salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar,”ujarnya.
Dani mengungkapkan bazar yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut menyediakan berbagai produk kebutuhan pokok dan hasil peternakan. Sedikitnya terdapat 16 stan yang menjual beragam produk, mulai dari daging sapi, telur, beras, minyak goreng, hingga berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Harga yang ditawarkan dalam bazar tersebut memang lebih rendah dari harga pasaran sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat selama Ramadan. Daging sapi dijual Rp100 ribu per kilogram, sementara di pasaran bisa mencapai sekitar Rp130 ribu bahkan lebih,” jelasnya.
Ia mengatakan sebanyak 180 kilogram daging sapi disediakan dalam bazar tersebut. Namun, tingginya minat masyarakat membuat stok daging langsung habis dalam waktu sekitar satu jam sejak penjualan dibuka. Untuk menjaga pemerataan, panitia membatasi pembelian daging maksimal satu kilogram per orang.
Selain daging sapi, telur juga menjadi komoditas yang banyak diburu warga. Dalam kegiatan ini, sekitar tiga kuintal telur disediakan dengan harga Rp27 ribu per kg, lebih murah dibanding harga pasar yang berkisar Rp31 ribu per kg. Sementara itu, beras yang dijual merupakan pasokan dari Perum Bulog dengan jumlah sekitar 1 hingga 1,5 ton. Produk tersebut juga dijual dengan harga di bawah harga pasar.
Menurut Dani, kegiatan bazar Ramadan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi sarana bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka. “Masyarakat tinggal datang dan bisa langsung membeli berbagai kebutuhan dengan harga yang lebih murah,” katanya.
Untuk pembelian telur, masyarakat juga dibatasi sekitar 2 hingga 3 kilogram per orang agar lebih banyak warga yang bisa mendapatkan manfaat. “Dengan melihat tingginya antusiasme warga, kami berencana menambah stok komoditas pada kegiatan berikutnya pada Jumat. Permintaan masyarakat terhadap daging sapi diperkirakan mencapai 2-3 kuintal. Begitu pula dengan telur yang rencananya juga akan ditambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,”tambahnya.(H-2)
Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (Jappdi) meminta pemerintah tidak hanya mengawasi perdagangan daging sapi, tetapi juga daging kerbau impor yang beredar di pasar.
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
Memasuki pekan kedua Ramadan 1447 H, harga telur, cabai, dan bawang di Kota Sukabumi mulai turun. Simak daftar harga pangan terbaru dan stok bapokting di sini.
Di Pasar Tiban Center, harga beras kemasan 5 kilogram masih dijual sekitar Rp85 ribu, kemasan 10 kilogram Rp155 ribu, dan kemasan 25 kilogram berkisar Rp350 ribu.
Harga daging sapi beku kini rata-rata berada di atas Rp110.000 per kilogram, melonjak signifikan dari harga normal yang berkisar Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
MENJELANG Hari Raya Idulfitri, sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Makassar mulai merangkak naik.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved