Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA komoditas kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur mulai mengalami penurunan secara bertahap dan terjadi pada bawang merah, bawang putih, cabai merah, daging ayam potong, terigu. Kebutuhan beras premium masih bertahan di sejumlah kios pedagang, tetapi harga daging sapi, minyakkita dan telur turun meski kondisinya masih mahal.
Herlinda, 47, warga jalan Kebangsaan mengatakan, kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional di bulan ramadan mulai adanya penurunan tapi harganya selama ini masih mahal terjadi pada bawang merah, bawang putih, telur, daging ayam, sayuran dan ikan tawar. Namun, kebutuhan bahan pokok paling utama beras di setiap penjual semuanya menyediakan kualitas premium.
"Untuk harga beras premium masih tetap bertahan di angka Rp 13.500 ribu hingga Rp 15 ribu perkg dan pengecer menjual seharga Rp 16 ribu hingga Rp17 ribu. Kebutuhan lainnya mulai mengalami penurunan mulai, cabai rawit Rp 90 ribu, cabai merah lokal Rp 50 ribu, cabai merah japlak Rp 70 ribu, cabai merah kriting Rp 52 ribu dan cabai domba Rp 80 ribu perkg," katanya, Kamis (5/3/2026).
Menurut Herlinda, penurunan bahan pokok di sejumlah pedagang memang sekarang mulai terasa tapi harganya belum normal dan masih mahal seperti daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 perkg. Namun, harga sayuran setiap kios mulai turun tetapi komoditas cabai merah masih turun naik dan kondisi ini belum stabil.
"Gerakan pangan murah (GPM) dilakukan pemerintah daerah dan Bulog di berbagai daerah belum berdampak turunnya harga beras di pasaran. Karena, yang dijual setiap kios pedagang semua menyiapkan kualitas premium seharga Rp 13.500 per kg dan kualitas premium super Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu perkg, kualitas beras medium di pasar sudah lama mengalami kelangkaan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Pasar induk Cikurubuk, Deri Herlisana mengatakan, harga kebutuhan pokok mulai mengalami penurunan dari berbagai daerah tapi untuk harganya memang belum normal lantaran masih yang bertahan seperti beras kualitas premium dijual Rp 13.500 ribu dan kualitas super Rp 15 ribu. Namun, untuk telur ayam di setiap kios penjual harganya berbeda mulai Rp 28 ribu, Rp 29.500, Rp 31.500 dan Rp 32 rbu perkg.
"Harga bahan pokok mulai mengalami penurunan seperti daging ayam Rp 39 ribu, daging sapi super Rp 150 ribu, daging sapi paha Rp 140 ribu, beras kualitas premium Rp 14 ribu hingga Rp 16 ribu perkg, minyak curah Rp 20 ribu perkg, minyak kemasan Rp 18 ribu perliter. Sedangkan, untuk cabai merah Rp 88 ribu, cabai merah lokal Rp 50 ribu, cabai japlak Rp70 ribu, merah kriting Rp 52 ribu, cabai domba Rp 80 ribu perkg," pungkasnya. (H-2)
Bulog memiliki cadangan beras sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring dengan proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
HARGA beras di Sukabumi, Jawa Barat, terpantau naik pada 5 Maret 2026. Harga beras premium menjadi rata-rata Rp15.000 per kg.
DALAM lima tahun terakhir, harga beras di tingkat konsumen terus naik.
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Sedangkan cabai rawit hijau yang semula harganya rata-rata kisaran Rp49.400 per kg, naik jadi Rp52.200 per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved