Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Harga Cabai Merah, Beras dan Telur Merangkak Naik di Sejumlah Pasar Tasikmalaya

Kristiadi
08/2/2026 19:30
Harga Cabai Merah, Beras dan Telur Merangkak Naik di Sejumlah Pasar Tasikmalaya
Ilustrasi(MI/KRISTIADI)

JELANG ramadan, harga kebutuhan cabai merah, telur, beras, daging ayam, daging sapi dan sayuran di pasar tradisional merangkak naik hingga banyak pembeli mengeluhkan. Kenaikan tersebut, karena hasil produksi petani adanya penurunan disebabkan cuaca ekstrem terjadi di berbagai daerah.

Eka Amalia, 40, warga Kampung Bebedilan, Kecamatan Cihideung mengatakan, harga berbagai kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional di Kota Tasikmalaya sekarang ini mengalami kenaikan terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam dan beras premium. Kenaikan tersebut, membuat banyak pembeli tidak bisa berbuat banyak lantaran semua harga mulai merangkak naik.

"Kenaikan harga bahan pokok terjadi pada telur semula dijual Rp29.500 naik menjadi Rp30 ribu perkg, bawang merah Rp40 ribu, cabai merah besar Rp90 ribu, daging ayam boiler Rp40 ribu. Kebutuhan lainnya berupa beras kualitas premium dijual Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu perkg, wortel Rp 15 ribu, daun bawang Rp 12 ribu, kentang ukuran besar Rp 36 ribu, katanya, Minggu (8/2/2026).

Sementara pembeli lainnya, Yuni, warga Singaparna mengatakan, jelang ramadan kebutuhan pokok di sejumlah pasar banyak dikeluhkan terutama telur dan daging ayam merangkak naik sejak beberapa hari meski beras premium tidak berubah. Kenaikan yang melonjak terjadi pada bawang merah Rp 40 ribu, bawang putih Rp 45 ribu, daging ayam Rp 40 ribu, daging sapi Rp 125 ribu perkg dan beras premium Rp 15 ribu perkg.

"Kenaikan telur dan daging ayam selama ini harganya merangkak naik terutama jelang ramadan, tapi anehnya untuk beras masih bertahan tidak ada perubahan sama sekali. Namun, beras SPHP dari Bulog rasanya itu hambar tidak ada rasa meski kebutuhan beras medium di pasaran langka karena di setiap penjual menyediakan beras kualitas premium," ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar induk Cikurubuk, Deri Herlisana mengatakan, jelang ramadan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar memang merangkak naik dan berdasarkan hasil pemantauan terjadi pada cabai merah, telur, daging ayam, daging sapi, bawang merah, bawang putih dan sayutan. Kenaikan tersebut, lantaran beberapa kebutuhan digunakan oleh dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

"Kebutuhan bahan pokok merangkak mulai naik cabai merah dijual Rp88 ribu perkg, cabai rawit Rp72 ribu, cabai keriting Rp66 ribu, cabai japlak Rp87 ribu. Namun, komoditas yang sering digunakan pada program MBG di sekolah berupa telur, daging ayam, tahu tempe, tapi untuk cabai merah terkendala cuaca ekstrem sangat berpengaruh dan selama ini dipasok dari luar daerah," pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya