Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA beras di Sukabumi, Jawa Barat, terpantau naik pada 5 Maret 2026. Harga beras premium menjadi rata-rata Rp15.000 per kg. Penyebabnya dimungkinkan akibat berkurangnya pasokan yang dipicu kondisi cuaca.
Penaikan terjadi pada semua komoditas beras, baik medium maupun premium. Data Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) setempat, harga beras Ciherang Cianjur I naik jadi Rp15.200 per kg dari sebelumnya di kisaran Rp14.800 per kg, demikian pula beras Ciherang Cianjur II naik dari Rp14 ribu menjadi Rp14.800 per kg, dan beras Ciherang Sukabumi naik dari Rp14.800 per kg menjadi Rp15.200 per kg.
Kondisi serupa terjadi pada beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg. Sementara beras medium juga naik dari Rp13.100 per kg menjadi Rp14.400 per kg dan beras medium lokal terendah dari Rp12.400 per kg menjadi Rp13.500 per kg.
Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Een Rukmini, menuturkan naiknya harga beras saat ini kemungkinan berkurangnya pasokan. Een menduga, kondisi itu akibat faktor cuaca sehingga ada kemungkinan potensi gagal panen di tingkat petani.
"Hasil monitoring di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, komoditas pangan yang harganya terpantau naik yakni beras," kata Een didampingi Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri, M Rifki, Kamis (5/3).
Dia menuturkan, sebelumnya harga beras relatif cukup stabil. Namun, kondisi cuaca ekstrem akhir-akhir ini cukup memungkinkan terjadi gagal panen yang berdampak terhadap produksi.
"Kemungkinannya seperti itu (faktor cuaca)," ungkapnya.
Selain beras, komoditas pangan yang terkerek naik di antaramya cabai rawit merah. Saat ini harganya naik menjadi Rp100 ribu per kg dari sebelumnya di kisaran Rp80 ribu per kg.
"Harga cabai rawit merah naiknya cukup signifikan. Ini juga kemungkinan karena pasokan tetap atau berkurang, tapi permintaan meningkat," pungkas Een.. (H-4)
PEMERINTAH menargetkan kebijakan satu harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara nasional mulai 2026.
pemerintah harus mulai serius mengatur penggilingan padi kecil, penggilingan padi menengah, dan penggilingan padi besar agar tetap bisa hidup bersama.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pasokan beras ke pasar tetap berjalan, meskipun beberapa ritel modern sempat mengalami kekosongan beras premium.
Dengan HET premium itu, risikonya ada pabrik yang tidak berani produksi karena harga bahan baku gabah dan dari petani masih tinggi.
Kelangkaan beras premium di pasaran terjadi karena produsen sudah telanjur memproduksi beras premium yang tidak sesuai standar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved