Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Stabilkan Bahan Pokok, Polisi bersama Pemerintah Daerah Gelar Pangan Murah

Kristiadi
04/3/2026 22:34
Stabilkan Bahan Pokok, Polisi bersama Pemerintah Daerah Gelar Pangan Murah
Ilustrasi(Dok Istimewa)

POLRES Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya Kota, Pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog dan tim pengendali inflasi daerah (TPID) menggelar gerakan pangan murah (GPM) di Kecamatan Purbaratu dan lahan parkir Masjid Agung Baiturrahman, Kecamatan Singaparna. Kegiatan tersebut, bertujuan menjaga stabilitas harga pangan di bulan Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto mengatakan, gerakan pangan murah yang dilakukan merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya, Bank Indonesia, Bulog. Namun, strategi mencakup ketersediaan pasokan sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kelancaran distribusi hingga komunikasi yang efektif.

"Alhamdulillah, melalui gerakan pangan murah (GPM) masyarakat bisa mendapat kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di bulan ramadan dan Idulfitri 1447 Hijiriah. Akan tetapi, harga pangan di pasar relatif stabil meski harga cabai merah rawit masih fluktuatif secara nasional dan berharap harga cabai bisa turun serta masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau," katanya, kemarin.

Menurutnya, gerakan pangan murah (GPM) yang dilakukan di Kecamatan Purbaratu ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Tasikmalaya termasuk memastikan distribusi dapat berjalan tertib, aman dan tepat sasaran. Namun, kehadiran personel kepolisian memberikan rasa aman, nyaman bagi masyarakat selama gerakan pangan murah berlangsung.

"Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud sinergitas Polri dengan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan bagi masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama mengatakan, gerakan pangan murah yang dilakukan di area parkir Masjid Agung Baiturrahman merupakan bentuk kepedulian Polri pada masyarakat agar pasokan kebutuhan aman di bulan ramadan dan Idulfitri. Kebutuhan pokok tersebut untuk menjaga stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Tasikmalaya termasuk menjaga situasi Kamtibmas.

"Gerakan pangan murah merupakan bagian dari instruksi Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat terutama dalam menjaga ketahanan pangan. Polri, memahami ketersediaan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat hingga memastikan warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok di bulan ramadan dan jelang Idulfitri," katanya.

Menurut dia, melalui kolaborasi gerakan pangan murah bersama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Bank Indonesia, Bulog dan tim pengendali infkasi daerah (TPID) diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. Polres Tasikmalaya dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui gerakan pangan murah (GPM).

"Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg, telur ayam Rp28 ribu per kg, cabai merah Rp50 ribu, bawang merah Rp36 ribu, bawang putih Rp40 ribu kg, gula pasir Rp 17.500 perkg dan tepung terigu Rp 10 ribu perkg," pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya