Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Harga Beras Medium dan Premium Naik di Kota Sukabumi

Benny Bastiandy
05/3/2026 21:25
Harga Beras Medium dan Premium Naik di Kota Sukabumi
Pembeli membawa beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang dibeli di Koperasi Merah Putih Larangan Selatan, Kota Tangerang, Banten, Senin (19/1/2026).(ANTARA/Muhammad Iqbal)

HARGA beras di Kota Sukabumi, Jawa Barat, terpantau naik, Kamis (5/3). Penyebabnya dimungkinkan akibat berkurangnya pasokan yang dipicu kondisi cuaca.

Penaikan terjadi pada semua komoditas beras, baik medium maupun premium. Data Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) setempat, harga beras Ciherang Cianjur I naik jadi Rp15.200 per kg dari sebelumnya di kisaran Rp14.800 per kg, demikian pula beras Ciherang Cianjur II naik dari Rp14 ribu menjadi Rp14.800 per kg, dan beras Ciherang Sukabumi naik dari Rp14.800 per kg menjadi Rp15.200 per kg. 

Kondisi serupa terjadi pada beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg. Sementara beras medium juga naik dari Rp13.100 per kg menjadi Rp14.400 per kg dan beras medium lokal terendah dari Rp12.400 per kg menjadi Rp13.500 per kg.

Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Een Rukmini, menuturkan naiknya harga beras saat ini kemungkinan berkurangnya pasokan. Een menduga, kondisi itu akibat faktor cuaca sehingga ada kemungkinan potensi gagal panen di tingkat petani.

"Hasil monitoring di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, komoditas pangan yang harganya terpantau naik yakni beras," kata Een didampingi Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri, M Rifki, Kamis (5/3).

Dia menuturkan, sebelumnya harga beras relatif cukup stabil. Namun, kondisi cuaca ekstrem akhir-akhir ini cukup memungkinkan terjadi gagal panen yang berdampak terhadap produksi.

"Kemungkinannya seperti itu (faktor cuaca)," ungkapnya.

Selain beras, komoditas pangan yang terkerek naik di antaramya cabai rawit merah. Saat ini harganya naik menjadi Rp100 ribu per kg dari sebelumnya di kisaran Rp80 ribu per kg.

"Harga cabai rawit merah naiknya cukup signifikan. Ini juga kemungkinan karena pasokan tetap atau berkurang, tapi permintaan meningkat," pungkas Een.

Sementara itu, komoditas kebutuhan pokok masyarakat lainnya terpantau masih cukup stabil. Antara lain daging  sapi di kisaran Rp140 ribu per kg, daging ayam broiler Rp40 ribu per kg, dan telur ayam kisaran Rp31 ribu per kg.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya