Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA beras premium di Tasikmalaya, Jawa Barat naik. Warga mengeluhkan kenaikan harga barang pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. Leli, 47, warga Gunung Cialir mengatakan kebutuhan pokok paling utama beras dan kios pedagang penjual rata-rata seharga Rp13.500 kini menjadi Rp16 ribu per kilogram.
"Untuk harga beras premium mulai adanya kenaikan dijual Rp13.500 hingga Rp16 ribu perkg dan pengecer menjual seharga Rp 17 ribu, minyak goreng kemasan mulai sulit ditemukan meski yang paling banyak minyak curah. Kebutuhan pokok yang lain memang menurun mulai cabai rawit Rp 80 ribu, cabai merah lokal Rp 45 ribu, cabai merah japlak Rp 70 ribu, cabai merah kriting Rp 50 ribu dan cabai domba Rp 80 ribu perkg," ujarnya, Selasa (10/3).
Menurutnya, kebutuhan bahan pokok mulai adanya kenaikan banyak dikeluhkan warga meski pemerintah daerah telah melakukan upaya melalui gerakan pangan murah tak berdampak. Karena, harga beras premium di pasaran masih melambung meski beras yang disediakan pada gerakan pangan murah seharga Rp 57.500 kemasan 5 kg terasa hambar.
"Gerakan pangan murah (GPM) dilakukan pemerintah daerah dan Bulog di berbagai daerah belum berdampak turunnya harga beras di pasaran. Karena, yang dijual setiap kios pedagang semua menyiapkan kualitas premium dan kualitas beras medium di pasar sudah lama mengalami kelangkaan," katanya.
Sementara itu, Kepala UPTD Pasar induk Cikurubuk, Deri Herlisana mengatakan, harga kebutuhan bahan pokok mulai ada kenaikan jelang lebaran berupa beras premium dijual Rp 13.500 ribu dan kualitas super Rp 16 ribu. Namun, untuk telur ayam di setiap kios penjual harganya sekarang berada di angka Rp 29.500, Rp 31.500 perkg tapi kebutuhan lain mulai menurun seperti bawang merah.
"Harga bahan pokok mulai ada kenaikan terjadi pada telur ayam, daging sapi dijual Rp 130 ribu perkg. Akan tetapi, untuk beras kualitas premium Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu perkg, minyak curah Rp 20 ribu perkg, minyak kemasan Rp 18 ribu perliter dan komoditas cabai merah memang mengalami turun tapi biasanya mendekati lebaran kembali naik," pungkasnya. (H-4)
Keterangan foto:
Harga beras premium mulai adanya kenaikan di tingkat penjual di pasar induk Cikurubuk dijual Rp 13.500 hingga Rp 16 ribu perkg dan pengecer menjual seharga Rp 17 ribu, minyak goreng kemasan mulai sulit ditemukan.
Images
BPS mencatat inflasi tertinggi Desember 2025 terjadi di wilayah terdampak banjir seperti Aceh, Sumut, dan Sumbar. Harga beras dan cabai jadi pemicu utama
HARGA beras berbagai jenis di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kembali mengalami kenaikan berkisar antara Rp1.000 hingga Rp1.500 per kg.
Harga beras terus merangkak naik terutama terjadi pada beras premium super semula dijual Rp13.500 perkg menjadi Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu per kg.
Melambungnya harga beras tersebut, telah mengusik pendapatan atau terganggu keuntungan yang mereka peroleh dari hasil penjualan.
Pada pertengahan Juni 2025, harga beras di beberapa pasar tradisional Kabupaten Deli Serdang naik hingga 3,4% dibanding bulan sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved