Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA beras di sejumlah pasar tradisional di wilayah Priangan Timur merangkak naik seharga Rp 1.500 perkilogram dan banyak warga mengeluhkan dengan kondisi beras premium masih belum stabil. Kenaikan tersebut, membuat para pembeli terpaksa membeli beras sebesar Rp 15 ribu per kg.
Nunung, warga Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya mengatakan, harga beras terus merangkak naik terutama terjadi pada beras premium super semula dijual Rp13.500 perkg menjadi Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu per kg. Kenaikan beras menjadi beban, karena beras kualitas bagus selalu dijual setiap minimarket maupun mal seharga Rp 75 ribu, Rp 89 ribu per 5 kg.
"Kenaikan harga beras sudah lama terjadi dan awalnya kualitas medium yang dijual pedagang Rp 11.500 ribu disulap menjadi premium seharga Rp 13.500 perkg. Akan tetapi, beras kualitas premium sekarang dijual Rp 14 hingga Rp 15 ribu perkg, beras premium super saat ini berada di angka Rp 16 ribu dan Rp 17 perkg paling banyak dijual setiap mall maupun minimarket," katanya, Senin (28/7/2025).
Pedagang beras di kios pasar Pancasila, Dudung, 55, mengatakan, kenaikan harga beras memang sudah terjadi sejak lama dan sekarang harganya merangkak naik dari semula pedagang menjual Rp 12.500 naik Rp 13.500 hingga Rp 15 ribu. Namun, untuk beras dengan harga Rp 13 ribu tidak lagi menjual karena mereka dikirim dari bandar dan penggilingan.
"Saya pilih mengurangi sedikit keuntungan dan harga masih tetap terjangkau meski kondisi sekarang harga beras mahal dan sejumlah konsumen terpaksa mengurangi pembelian. Akan tetapi, biasanya pedagang punya cadangan satu karung tapi sekarang hanya ada setengah meski penjualan beras dalam kondisi normal dan para pedagang memang mendapat pasokan 7 ton per hari tetapi saat ini hanya 5 ton," ujarnya.
Sementara itu, pemilik penggilingan padi, Engkus, 65, warga Cicurug mengatakan, kenaikan harga beras yang terjadi karena tidak ada petani yang menjual gabah kering pungut (GKP) lantaran panen raya selama itu telah dilakukan dan sekarang ini sudah masuk tanam. Namun, para petani berada di wilayahnya sebagai besar mereka sudah melakukan tanam dan ada daerah lainnya baru panen tapi hanya sebagian kecil saja.
"Kenaikan beras memang sudah terjadi sejak lama dan awalnya dijual Rp 10.800 perkg merangkak naik sebesar Rp 13 ribu hingga sekarang Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu. Akan tetapi, beras medium selama ini memang sudah tidak ada karena kondisi di setiap pedagang memang sudah berganti nama yakni beras premium hingga kualitas yang ada tidak jauh berbeda dengan beras medium dan harganya Rp 13.500 perkg," paparnya. (H-2)
BPS mencatat inflasi tertinggi Desember 2025 terjadi di wilayah terdampak banjir seperti Aceh, Sumut, dan Sumbar. Harga beras dan cabai jadi pemicu utama
HARGA beras berbagai jenis di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kembali mengalami kenaikan berkisar antara Rp1.000 hingga Rp1.500 per kg.
Melambungnya harga beras tersebut, telah mengusik pendapatan atau terganggu keuntungan yang mereka peroleh dari hasil penjualan.
Pada pertengahan Juni 2025, harga beras di beberapa pasar tradisional Kabupaten Deli Serdang naik hingga 3,4% dibanding bulan sebelumnya.
KENAIKAN harga beras memicu lonjakan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di 14 provinsi pada minggu kedua Juni 2025. Padang Panjang turut mengalami fluktuasi harga.
PESANTREN Tarekat Idrisiyyah Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar kick off transformasi pendidikan.
Setelah kepulangan korban, Pemkab Tasikmalaya juga melakukan pendampingan hingga pemulihan korban.
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, mengapresiasi komunitas Clean The City.
Imbauan itu juga mendapat dukungan dari TNI, ulama, dan pondok pesantren. Mereka mengajak masyarakat berdoa bersama di Mesjid Agung.
Pemusnahan massal ini merupakan hasil dari penggerebekan gudang miras berskala besar yang dilakukan anggota Satuan Polisi Pamong Praja
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved