Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

BPS: Banjir Picu Inflasi Tinggi di Aceh dan Sumatra, Harga Beras Menggila

Ihfa Firdausya
05/1/2026 14:29
BPS: Banjir Picu Inflasi Tinggi di Aceh dan Sumatra, Harga Beras Menggila
BPS mencatat inflasi tertinggi Desember 2025 terjadi di wilayah terdampak banjir seperti Aceh, Sumut, dan Sumbar.(Antara)

Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra pada akhir November 2025 berdampak langsung pada lonjakan harga kebutuhan pokok. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan inflasi tertinggi secara nasional pada Desember 2025, yakni mencapai 3,60%.

Secara nasional, BPS melaporkan inflasi Desember 2025 sebesar 0,64% (month-to-month) dengan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) menjadi 109,92. Namun, tekanan harga terberat dirasakan di wilayah-wilayah bekas bencana.

Dampak Pasca-Bencana

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan bahwa anomali lonjakan harga terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Ketiga provinsi ini berbalik mengalami inflasi tinggi setelah sempat deflasi pada bulan sebelumnya, akibat terganggunya pasokan pascabanjir.

“Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami inflasi di Desember setelah sebelumnya deflasi di November 2025. Sumatera Utara tercatat mengalami inflasi bulanan sebesar 1,66% dan Sumatera Barat sebesar 1,48%,” tegas Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/1).

Beras dan Cabai Jadi Pemicu

Lonjakan inflasi di wilayah terdampak bencana ini didominasi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Di Aceh, kenaikan harga beras menjadi penyumbang utama inflasi di tengah pemulihan pascabanjir.

Sementara itu, komoditas bumbu dapur menjadi pemicu di wilayah lain. “Sumatera Utara didorong oleh kenaikan harga cabai rawit. Serta inflasi di Sumatera Barat yang utamanya didorong oleh bawang merah,” tambah Pudji.

Sebagai perbandingan, di saat wilayah Sumatra mengalami tekanan harga yang berat, inflasi terendah secara nasional tercatat di Maluku Utara sebesar 0,05%. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik