Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa penduduk bekerja pada November 2025 tercatat sebesar 147,91 juta orang.
“Tingkat pengangguran terbuka pada November 2025 adalah 4,74 persen. Dari total angkatan kerja sebanyak 155,27 juta orang, terdapat 7,35 juta di antaranya yang masih menganggur. Jumlah pengangguran secara absolut turun 0,109 juta orang pada periode Agustus–November 2025,” kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti saat konferensi pers, Kamis (5/2).
Amalia menambahkan bahwa tenaga kerja masih didominasi oleh sektor pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan. Ketiga sektor tersebut menyerap 60,52 persen tenaga kerja nasional.
Di sisi lain, pada periode Agustus–November 2025 jumlah penduduk bekerja meningkat 1,371 juta orang. Peningkatan terbesar terjadi pada sektor akomodasi dan makan minum sebanyak 0,381 juta orang, diikuti industri pengolahan sebanyak 0,196 juta orang, dan sektor perdagangan 0,168 juta orang.
Sementara itu, Amalia menyatakan bahwa seseorang yang bekerja setidaknya satu jam dalam seminggu termasuk dalam kategori penduduk bekerja, sesuai standar International Labour Organization (ILO). BPS, lanjutnya, membagi penduduk bekerja ke dalam tiga kategori, yaitu pekerja penuh waktu dengan jam kerja minimal 35 jam per minggu, pekerja paruh waktu dengan jam kerja kurang dari 35 jam per minggu tetapi tidak mencari pekerjaan dan tidak bersedia menerima pekerjaan lain, serta setengah pengangguran dengan jam kerja antara 1–34 jam per minggu dan masih mencari pekerjaan atau bersedia menerima pekerjaan lain.
BPS mencatat, pada November 2025 proporsi pekerja penuh sebesar 67,94 persen, pekerja paruh waktu 24,24 persen, dan setengah pengangguran 7,81 persen. Adapun proporsi pekerja penuh pada November 2025 lebih tinggi dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 67,32 persen. (Fal/I-1)
Baznas RI bersama PT Paragon Technology and Innovation kembali memberikan pelatihan menjahit bagi para penerima manfaat zakat (mustahik) di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang.
Prabowo menjelaskan bahwa disrupsi akibat AI dan robotika berpotensi menggeser banyak jenis pekerjaan manusia, terutama di sektor manufaktur dan riset.
Pemerintah telah menggulirkan Program Magang Nasional bagi lulusan perguruan tinggi, khusus untuk sarjana dan diploma yang baru lulus atau akan lulus dalam setahun terakhir.
Tingkat pengangguran muda di Indonesia berada di angka 17,3% dan menjadikannya tertinggi kedua di Asia setelah India.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi meminta publik melemparkan kritik berbasis pada, bukan perasan semata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved