Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA beras berbagai jenis di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kembali mengalami kenaikan berkisar antara Rp1.000 hingga Rp1.500 per kg. Beras medium kini dijual seharga Rp14. 000 per kg dan beras premium naik hingga Rp16.000 per kg.
Kenaikan ini dipicu karena anomali cuaca yang melanda kawasan setempat. Kondisi tersebut membuat warga mengeluh kemahalan.
"Ini sangat meresahkan, semakin hari makin binggung. Beras naik terus," keluh Suyati, 38, warga Kecamatan Panceng, Selasa (26/8).
Menurut dia, hampir beras hampir tiap minggu mengalami kenaikkan. Beras medium pada akhir bulan lalu masih seharga Rp13.000 kini, naik menjadi Rp14.000-Rp14.200 per kg. Begitu juga harga beras premium yang naik sekitar Rp1.500 per kg dari sebelumnya kisaran Rp14.500 per kg.
"Beras premium malah naik jadi Rp16.000 per kg," tambahnya.
Menurut dia, kenaikan harga beras berbagai jenis ini sangat memberatkan warga yang memiliki penghasilan kecil. Tak hanya beras, sebagian beras harga bahan pangan juga makin mahal. Dengan kondisi tersebut, membuat beban warga makin bertambah berat.
Makan, 52, pemilik penggilingan padi di kawasan setempat mengatakan, harga beras di pasaran sejak sebulan terakhir terus mengalami kenaikan. "Kenaikkan bertahap tapi, berlangsung hampir tiap minggu, " jelasnya.
Kondisi tersebut, dikarenakan sebagian kecil lahan pertanian di wilayah pesisir yang bisa ditanami. Sementara, sebagian besar lahan dibiarkan terlantar akibat kekurangan air. Anomali cara ini berlangsung sejak musim tanam tahun lalu.
Dengan kondisi tersebut, stok beras di penggilingan padi habis sejak beberapa bulan terakhir. "Kita sudah lebih dari empat bulan tidak memiliki stok beras," tandasnya.
Menurut dia, masa paceklik ini juga dikarenakan stok gabah petani lokal sudah setengah tahun lalu. Turunnya produksi pangan juga dipicu akibat serangan hama tikus pada lahan padi beberapa bulan terakhir.
Apalagi, hanya sebagian lahan pertanian yang bisa ditanami padi. Sedangkan, sisanya hingga saat ini masih dalam kondisi terlantar atau tanpa tanaman. Hal ini mengakibatkan tidak ada lagi petani yang menggilingkan gabahnya di tempat usahanya. (YK/E-4)
BPS mencatat inflasi tertinggi Desember 2025 terjadi di wilayah terdampak banjir seperti Aceh, Sumut, dan Sumbar. Harga beras dan cabai jadi pemicu utama
Harga beras terus merangkak naik terutama terjadi pada beras premium super semula dijual Rp13.500 perkg menjadi Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu per kg.
Melambungnya harga beras tersebut, telah mengusik pendapatan atau terganggu keuntungan yang mereka peroleh dari hasil penjualan.
Pada pertengahan Juni 2025, harga beras di beberapa pasar tradisional Kabupaten Deli Serdang naik hingga 3,4% dibanding bulan sebelumnya.
KENAIKAN harga beras memicu lonjakan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di 14 provinsi pada minggu kedua Juni 2025. Padang Panjang turut mengalami fluktuasi harga.
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa kejadian penampilan goyang biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur bukan masalah sepele.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
PENGAMAT Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Rissalwan Habdy Lubis, memberikan penjelasan soal polemik penampilan biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur.
SEKELOMPOK anak muda dari perguruan silat diamankan polisi karena melakukan konvoi yang meresahkan warga dan pengendara lain di Sidoarjo, Jawa Timur.
Menurut Heru, puso terjadi secara tersebar dan sebagian besar berlangsung pada Oktober 2025, saat tanaman padi telah memasuki masa panen.
Jawa Timur miliki Sekolah Rakyat terbanyak, sebanyak 26 Sekolah Rakyat telah beroperasi, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah SR terbanyak secara nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved