Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Harga Cabai Rawit Naik Jadi Rp70 Ribu per Kg Jelang Ramadan

Andhika Prasetyo
07/2/2026 08:18
Harga Cabai Rawit Naik Jadi Rp70 Ribu per Kg Jelang Ramadan
Ilustrasi(Antara)

Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mulai mengalami perubahan menjelang bulan suci Ramadhan. Kenaikan paling terasa terjadi pada cabai rawit yang kini dijual hingga Rp70 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang cabai dan bawang, Endah (65), mengatakan kenaikan harga cabai rawit sudah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, pada akhir 2025 harga cabai rawit masih berada di kisaran Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.

“Menjelang Ramadhan ini, yang sudah mulai naik itu cabai rawit, sekarang sampai Rp70 ribu per kilo,” kata Endah, Sabtu.

Ia menjelaskan, kenaikan harga cabai rawit menjelang Ramadhan merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap tahun. Harga komoditas tersebut bisa melonjak dua kali lipat, baik secara bertahap maupun mendadak.

“Biasanya memang begitu. Kalau mau Ramadhan, banyak yang naik. Kadang langsung, kadang pelan-pelan,” ujarnya.

Endah menduga kenaikan harga cabai rawit dipengaruhi oleh pasokan dari daerah penghasil yang mulai berkurang. Selain itu, faktor cuaca dan distribusi juga turut memengaruhi ketersediaan stok cabai di pasar.

Berbeda dengan cabai rawit, harga cabai keriting dan cabai merah besar justru mengalami penurunan. Saat ini, kedua jenis cabai tersebut dijual dengan harga sekitar Rp35 ribu per kilogram.

“Harga cabai keriting malah turun, sekarang Rp35 ribu. Cabai merah besar juga Rp35 ribu, padahal dulu bisa Rp50 ribu ke atas,” kata Endah.

Sementara itu, pedagang bawang di Pasar Jatinegara, Rohmiati (50), menyebutkan harga bawang masih terpantau stabil menjelang Ramadhan. Bawang putih dijual seharga Rp40 ribu per kilogram, sedangkan bawang merah berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram.

“Harga bawang masih normal, belum ada kenaikan sejauh ini,” ujar Rohmiati.

Meski harga cabai rawit mulai naik, aktivitas belanja masyarakat di Pasar Jatinegara belum menunjukkan peningkatan signifikan. Para pedagang mengakui jumlah pembeli masih relatif sepi dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya kalau mau Ramadhan sudah mulai ramai, sekarang masih sepi,” ungkap Rohmiati.

Para pedagang berharap kenaikan harga cabai rawit tidak terus berlanjut hingga memasuki bulan puasa. Mereka juga berharap pemerintah dapat menjaga kelancaran distribusi dan pasokan bahan pangan agar harga tetap stabil dan terjangkau.

Pantauan di Pasar Jatinegara pada Sabtu pagi menunjukkan sebagian besar lapak pedagang masih beroperasi normal. Namun, fluktuasi harga cabai menjadi perhatian utama, mengingat komoditas tersebut merupakan salah satu bahan pokok yang banyak digunakan masyarakat dalam kebutuhan sehari-hari.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan stok pangan di Jakarta aman menjelang perayaan Imlek, Ramadhan, hingga Idul Fitri 1447 Hijriah. Ia menyatakan terus berkomunikasi dengan kepala daerah penghasil pangan yang selama ini menyuplai kebutuhan ibu kota.

“Saya selalu berkomunikasi dengan kepala daerah penghasil pangan di seluruh Indonesia yang menyuplai ke Jakarta. Mudah-mudahan menyambut Imlek, puasa, dan Lebaran, persoalan pangan di Jakarta tidak menjadi persoalan,” kata Pramono.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan stok pangan untuk menghadapi hari besar keagamaan hingga Idul Fitri mendatang. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya