Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemko) Pekanbaru, memastikan pasokan bahan pokok hingga saat ini masih mencukupi pasca terjadi bencana di sejumlah daerah penghasil.
Pemko melakukan pemantauan lapangan dipastikan bahwa pasokan masih tersedia, dan mencukupi kebutuhan warga Kota Pekanbaru.
"Sejauh ini masih normal (pasokan bahan pokok). Karena mungkin belum terdampak langsung ya, karena kan bencana nya baru kemarin," kata Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Kamis (11/12).
Menurutnya, dampak baru akan dirasakan pada bulan depan. Karena terjadi gagal panen akibat cuaca buruk atau gangguan panen lainnya.
Ia tidak menampik, mayoritas bahan pokok yang didatangkan ke Kota Pekanbaru dari daerah yang saat ini terdampak bencana banjir bandang, dan tanah longsor.
Ada tiga provinsi yang terdampak bencana, di antaranya Provinsi Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Provinsi Aceh.
Walaupun beberapa daerah pemasok alami bencana alam, menurutnya masih ada pasokan yang datang dari daerah lain seperti dari Pulau Jawa.
"Ya (harga tinggi) memang cabai merah, dan sayur-sayuran yang sumbernya dari Provinsi tetangga yang saat ini alami bencana alam," jelasnya.
Ia mengungkapkan, Pemko Pekanbaru tidak tinggal diam dengan kemungkinan terjadinya minim pasokan dan kenaikan harga.
Pemko menjalin komunikasi dengan beberapa daerah penghasil lainnya guna memastikan tidak terjadi hambatan pasokan bahan pokok.
"Pemko Pekanbaru juga melakukan pasar murah guna menekan kenaikan beberapa harga bahan pokok," pungkasnya.(H-2)
Berdasarkan data 10 komoditas dengan andil inflasi dan deflasi terbesar secara bulanan, cabai merah mencatat andil deflasi terbesar sebesar -0,31 persen, disusul cabai rawit -0,07 persen.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan pokok strategis secara nasional masih aman dan memadai.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan memperkuat pengawasan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mulai mengalami perubahan menjelang bulan suci Ramadhan.
Di Pasar Tradisional Kite Sungailiat Bangka, harga cabai merah keriting mencapai Rp70.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp45 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved