Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Seharian Bendung Katulampa Siaga 4, Jakarta Waspada Banjir Susulan

Reynaldi Andrian Pamungkas
22/1/2026 23:40
Seharian Bendung Katulampa Siaga 4, Jakarta Waspada Banjir Susulan
Bendung Katulampa(Doc Pos Bendung Katulampa)

HUJAN dengan intensitas ringan hingga lebat melanda wilayah Bogor dalam beberapa hari ini. Dampaknya, tinggi muka air Bendung Katulampa naik dan berstatus siaga 3 hingga 4.

Naiknya tinggi muka air Bendung Katulampa ini terjadi sejak Kamis (22/1) siang. Hal tersebut bisa terjadi karena wilayah puncak Bogor diguyur hujan.

Bahkan, pada pukul 16.28 WIB tadi, Bendung Cibalok, Megamendung berstatus siaga 4 dengan tinggi muka air 70 sentimeter.

Air dari Bendung Cibalok untuk menuju Bendung Katulampa membutuhkan waktu sekitar dua jam. Sekitar pukul 16.30 WIB, Bendung Katulampa sempat naik berstatus siaga 3 dengan tinggi muka air 90 sentimeter.

Untuk update terbarunya, saat ini Bendung Katulampa berstatus masih berstatus siaga 4 dengan tinggi muka air 50 sentimeter.

Kepala Pos Pantau Bendung Katulampa, Andi Sudirman mengungkapkan bahwa wilayah Jakarta waspada banjir. Untuk menuju Jakarta, aliran air Ciliwung akan melewati Peil Schaal Depok dan Pintu Air Manggarai.

"Kemungkinan pagi ini sampai wilayah Jakarta, bertahan pagi ini di 50 cm grimis," katanya kepada Media Indonesia saat dihubungi, Kamis.

Walaupun demikian, menurutnya tinggi muka air cenderung menurun. Hal itu karena hujan di hulu atau kawasan puncak Bogor sudah mulai mereda.

"Cenderung menurun debietnya," jelasnya.

Untuk ketinggian normal Bendung Katulampa umumnya berada pada 10 sampai 20 sentimeter. Lalu, untuk mengukur status Bendung Katulampa dengan tinggi muka air 30 sampai 80 sentimeter adalah siaga 4.

Lalu, tinggi muka air 80 sampai 100 sentimeter berstatus siaga 3. Untuk siaga 2 sekitar 110 sampai 190, dan siaga 1 tinggi muka air di atas 200 sentimeter. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner