Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKA partisipasi pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Bandung, saat ini sudah mencapai 86% dari total jumlah anak. Pengembangan sekolahnya juga terus meluas, dari 683 sekolah pada 2022 menjadi 707 pada 2024.
"Saya mengajak para Bunda PAUD di tingkat desa dan kecamatan, serta Pokja Bunda PAUD untuk terus bekerja keras, sehingga angka partisipasi PAUD ini terus meningkat. Kita semua berharap lebih banyak lagi orangtua yang mengantarkan anaknya untuk belajar ke PAUD," papar Bunda PAUD Kota Bandung Aryatri Benarto Farhan, Senin (19/1).
Saat mengunjungi Preschool Gagasceria, di Jalan Malabar, Kota Bandung, dalam rangka Pembinaan Tingkat Kewilayahan Peran Bunda PAUD, istri Wali Kota Bandung Muhamad Farhan itu menambahkan, PAUD merupakan dasar untuk membentuk generasi muda. Di PAUD, mulai ditanamkan karakter dan budaya, yang menjadi pedoman bagi anak sebagai generasi penerus bangsa.
Menurut dia, anak sejak dilahirkan sudah terkena terpaan pengaruh dari luar. Teknologi informasi membuat anak sudah mengenal telepon seluler dan televisi sejak dini.
"Selain itu, tidak semua pengaruh di rumah yang diterima anak itu selalu positif. PAUD memegang peran penting untuk memberikan energi positif bagi anak. Di PAUD, anak mendapat standar baik yang dibutuhkn untuk masa depan," tandas Aryatri.
Dia menegaskan pendidikan dasar yang seharusnya diberikan di PAUD tidak hanya sekadar literasi dasar berupa baca, tulis dan berhitung. Lebih dari itu, pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
"Dari sisi literasi, kita juga tidak boleh hanya terpaku pada urusan baca dan tulis saja. Literasi pun harus disesuaikan dengan minat anak. Tidak semua suka membaca buku, sehingga kita juga harus berinovasi untuk menyediakan literasinya," tegasnya.
Aryatri juga mengingatkan pentingnya menyediakan lingkungan yang sehat untuk peserta didik di PAUD. Dengan membiasakan anak hidup sehat akan membentuk karakter mereka di masa depan.
"Karena itu di PAUD harus bersih dan sehat. Tersedia fasilitas MCK yang baik untuk anak," tandasnya.
Dalam kunjungannya ke Sekolah Gagasceria, Aryatri melihat sejumlah fasilitas PAUD. Dia juga sempat berdialog dengan anak-anak usia dini yang ada di sana.
"Saya terkesan dengan fasilitas yang lengkap dan bersih di sekolah ini. Kami menjadikan Gagasceria sebagai percontohan untuk PAUD lain di Kota Bandung," lanjutnya.
Sekolah Gagasceria
Sementara itu, Pimpinan Yayasan Anak Indonesia Bandung, pengelola Sekolah Gagasceria, Rostiany Harahap meyakini PAUD sangat penting bagi masa depan anak-anak.
"Gagasceria sudah berdiri sejak 27 tahun lalu. Kami berkomitmen mengembangkan kemmpuan anak untuk bisa berpikir kritis dan kreatif, melalui program literasi pada pendidikan anak usia dini," jelasnya.
Dia menambahkan dalam PAUD, Gagasceria menantang anak untuk berpikir, membaca, menulis dan merancang kegiatan untuk mereka. Anak diajak untuk membaca, tapi tidak sekadar alfabet, tapi belajar mengeksplorasi dunia ciptaan Tuhan lewat panca indera mereka.
Anak, lanjutnya, disiapkan untuk mampu menulis dan percaya diri. Mereka bisa mengungkapkan pikiran dan gagasan kreatifnya.
"Gagasceria bercita-cita mengantar anak menghargai kemampuan pribadi dan mencintai Tuhan secara utuhb dan sadar," tegasnya.
Menurut Rostiany, peran Bunda PAUD sangat strategis dalam mewujudkan pendidikan berkuliatas. "Mari bersinergi. Guru, orangtua dan pemerintah, bersama-sama menciptakn ruang belajar yang aman, nyaman dan memenuhi kebutuhan unik setiap anak," tegasnya.
Lebih jauh, Kepala Preschool Gagasceria, Dewi Caturwulandari mengungkapkan Gagasceria melakukan pendekatan bermain sambil belajar untuk anak-anak usia dini.
"Kami ingin mennamkan pengalaman berbahasa melakukan interaksi. Kami membawa mereka untuk lebih banyak berkomunikasi dan melakukan eksplorasi dan berlanjut mampu mengekspresikan ide dan gagasan lewat tulisan," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, mengungkapkan pada tahun ini, Pemerintah Kota Bandung berkosentrasi membangun infrastruktur sekolah. Dana yang dikucurkan mencapai Rp131 miliar.
"Tahun ini, kita membangun sekolah dan kelas baru, merenovasi sekolah yang tidak layak menjadi layak, dan melengkapi fasilitas sekolah. Salah satunya, kita utamakan penyediaan fasilits MCK yang layak di sekolah," tandasnya.
Dia mengaku terkesan saat mengunjungi sejumlah sekolah swasta di Kota Bandung. Mereka memiliki fasilitas yang baik dan lingkungan yang sehat.
"Kami sangat menginginkan sekolah negeri yang ada di Bandung bisa memiliki fasilitas dan lingkungan seperti di sekolah-sekolah swasta," tegasnya.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
PESANTREN Tarekat Idrisiyyah Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar kick off transformasi pendidikan.
Pemerintah Kota Bandung memastikan akan menghentikan penggunaan mesin insinerator mini.
Pembukaan cabang Bandung diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan layanan Uhud Tour di wilayah Jawa Barat
SEBANYAK 96 ton kopi robusta hasil produksi Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, resmi diekspor ke Aljazair.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved