Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Angin Kencang, Nelayan di Indramayu Sepekan tak Melaut

Nurul Hidayah    
14/1/2026 18:53
Angin Kencang, Nelayan di Indramayu Sepekan tak Melaut
Deretan perahu nelayan di pesisir Waruduwur, Kabupaten Cirebon(MI/NURUL HIDAYAH)

NELAYAN dengan kapal kecil di Kabupaten Indramayu sudah sepekan tidak bisa melaut. Angin kencang menjadi penyebabnya.

“Anginnya kencang sekali. Angin sekencang ini berbahaya untuk nelayan terutama nelayan dengan kapal kecil,” tutur Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Indramayu, Dedi Aryanto, Rabu (14/1).

Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.

"Kami mengimbau kepada mereka untuk tidak melaut dulu demi keselamatan,” lanjutnya.

Dia mengungkapkan, angin yang bertiup di perairan Indramayu saat ini mencapai 20 hingga 30 knot. Padahal batas kecepatan angin yang aman untuk nelayan dengan perahu-perahu kecil ada di kisaran 10 hingga 15 knot.

“Dengan kecepatan angin seperti saat ini, hampir seluruh nelayan kecil di Kabupaten Indramayu memilih untuk tidak melaut,” tandas Dedi.

Jumlah nelayan kecil di Kabupaten Indramayu mencapai 29 ribu hingga 30 ribu orang. Libur melaut dan mencari ikan membuat mereka kesulitan membiayai hidup sehari-hari.

“Ada nelayan yang akhirnya menggunakan tabungan mereka untuk biaya hidup sehar-hari. Tapi banyak juga yang berhutang ke koperasi atau juragan pemilik kapal,” tambahnya.

Kini, sambil menunggu cuaca membaik dan angin lebih bersahabat, nelayan memilih untuk memperbaiki alat tangkap jaring maupun perahu.

“Jadi saat cuaca membaik, mereka bisa langsung melaut dengan peralatan dan perlengkapan yang laik melaut,” papar Dedi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner