Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 51 ribu anak usia sekolah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tidak bersekolah. Ada beragam faktor yang menyebabkan terjadinya kondisi tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengatakan data anak yang kedapatan tidak sekolah itu diperoleh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Pendataan dilakukan melalui hasil survei pada tahun lalu.
"Jadi, pada pertengahan 2025 atau sekitar Agustus-September, kita mendapatkan data dari Pusdatin bahwa ada sekitar 51 ribu anak yang tidak sekolah," katanya, Rabu (14/1).
Dari jumlah sebanyak itu, sebut di, diklasifikasikan menjadi tiga kategori. Pertama anak drop out, kemudian anak yang lulus sekolah tapi tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, serta anak yang belum pernah sekolah sama sekali.
"Nah, kita pemerintah daerah melalui Disdikpora langsung memverifikasi dan memvalidasi ulang data tersebut," sebut Ruhli.
Saat ini proses verifikasi dan validasi masih berproses. Diharapkan setelah dilakukan proses verifikasi dan validasi, jumlah anak tidak bersekolah bisa saja jadi berkurang.
"Karena data itu bisa dibilang masih mentah. Jadi, datanya harus di-update melalui verifikasi dan validasi di setiap kecamatan by name by address," ungkapnya.
Koordinasi lintas sektoral
Ruhli menuturkan, Disdikpora Kabupaten Cianjur merespons data tersebut dengan menindaklanjutinya dengan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor. Upaya ini dilakukan untuk mendapatkan data akurat terhadap jumlah anak tak bersekolah sehingga betul-betul sinkron.
"Kami berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama, kemudian Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah VI, lalu dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa karena update data melalui verifikasi dan validasi menyasar seluruh kecamatan maupun desa dan kelurahan. Demikian dengan koordinasi kami lakukan dengan Disdukcapil dan Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah," imbuhnya.
Dia menyebutkan, berdasarkan data Pusdatin itu, jumlah anak tidak sekolah di Kabupaten Cianjur relatif cukup tinggi. Kondisi ini dimungkinkan karena faktor sosial ekonomi keluarga, faktor umur anak sudah di atas usia wajar sekolah, maupun faktor kesenjangan di keluarga.
"Berdasarkan penyandingan data dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, faktor sosial ekonomi mendominasi penyebab tingginya anak tidak sekolah di Kabupaten Cianjur," ucap Ruhli.
Secara pemetaan, dari jumlah data anak tidak sekolah mayoritas berdomisili di wilayah perkotaan atau di wilayah utara Kabupaten Cianjur. Paling banyak, anak tidak sekolah berada pada jejang pendidikan SMA sederajat.
"Kalau untuk usia jenjang pendidikan SD dan SMP bisa dikatakan masih dalam tahap wajar jumlahnya," pungkasnya.
Pinjaman daerah sebesar Rp2 triliun itu diajukan kepada Bank bjb untuk menopang APBD 2026.
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Pada Januari dilaporkan terjadi 54 kasus DBD. Jumlahnya turun signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Berkurangnya anggaran itu berdampak pada pembangunan di 10 kecamatan yang harus dihitung ulang.
Event perdana dan bersejarah ini akan diisi dengan kegiatan yang mensinergikan dakwah, pendidikan, dan ekonomi umat.
KOMPENSASI untuk tukang becak yang beroperasi di jalur pantura akan disiapkan.
Jajaran kepolisian dipastikan bekerja keras untuk mengungkap kasus tersebut. Langkah mengusut perkara itu dilakukan secara transparan dan profesional.
SE ini untuk mengoptimalkan penggunaan produk UMKM serta membantu pelaku usaha perdagangan pasar rakyat
AKSES Jalan Kolonel Masturi Lembang Kabupaten Bandung Barat tersendat akibat peristiwa kebakaran tempat usaha tambal ban sekaligus penjual bensin eceran.
Program ini menjadi salah satu rekomendasi berbuka puasa di Bandung
Pengawasan akan diperketat, terlebih pada bulan Ramadan ketika jeda antara waktu produksi dan konsumsi berpotensi mempengaruhi kualitas makanan
Hingga saat ini jumlah tiket untuk masa angkutan lebaran 2026 yang telah terjual tercatat sebanyak 57.673 tiket atau sekitar 36,5% dari total 157.740 kapasitas tempat duduk
Program ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang rutin dilaksanakan setiap Ramadan
Kegiatan GPM ini mendapatkan subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Tasikmalaya
Kali ini, Wuling menampilkan jajaran lini produk dari berbagai segmen, mulai dari Internal Combustion Engine (ICE) Electric Vehicle (EV) hingga Plug-in Hybrid (PHEV).
Sangat penting bagi SPPG untuk melakukan pengelolaan limbah dan penegakan standar operasional prosedur
Pengembangan Kawasan Rebana menjadi peluang strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangn kerja bagi warga Sumedang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved