Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa Barat, tengah memproses verifikasi dan validasi data masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Simpenan. Tahap verifikasi dan validasi melibatkan pemerintah provinsi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat.
Bencana banjir bandang di Kecamatan Simpenan terjadi pada Desember 2024 dan Maret 2025. Ada tujuh wilayah yang terdampak yakni Desa Cibuntu, Sangrawayang, Cidadap, Loji, Mekarasih, Kertajaya, dan Cihaur.
Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata, menyatakan masih ada masyarakat terdampak bencana yang belum sepenuhnya tertangani, terutama yang terjadi pada Desember 2024 dan Maret 2025. Karena itu, perlu dilakukan kembali verifikasi dan validasi agar data yang diperoleh akurat.
"Alhamdulillah, Pemprov Jabar melalui DPMD membantu penanganan warga terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi, khususnya di Kecamatan Simpenan," ujarnya pada pertemuan di Aula Kecamatan Simpenan, Senin (12/1).
Pemkab Sukabumi menaruh harapan hadirnya Pemprov Jabar bisa menjadi jawaban atas harapan masyarakat terdampak bencana. Namun, belum tentu berbagai kebutuhan bisa terpenuhi sepenuhnya.
"Tapi setidaknya kami berikhtiar membantu masyarakat. Kami harus hadir di tengah-tengah masyarakat," ucapnya.
Boyke menyebutkan, hingga saat ini belum dapat dipastikan kondisi cuaca ekstrem akan berakhir. Pemkab Sukabumi meminta seluruh pihak bersama-sama memanfaatkan kewenangan yang dimiliki demi kepentingan masyarakat terdampak.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas perhatian dan dukungannya, sehingga masyarakat terdampak dapat tertangani dengan baik," pungkasnya.
Bantu warga terdampak bencana
Kepala DPMD Provinsi Jawa Barat, Ade Afriandi, mengatakan sejauh ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah terlibat langsung menangani dampak bencana di Kabupaten Sukabumi. Verifikasi dan validasi yang dilakukan saat ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk bergerak cepat dan strategis membantu masyarakat terdampak bencana.
"Arahan Pak Gubernur jelas, penanganan harus dilakukan cepat dan tepat, terutama bagi masyarakat yang rumahnya sudah tidak bisa ditempati," ungkapnya.
Salah satu yang jadi prioritas Pemprov Jabar yakni tidak menempatkan korban bencana di tenda pengungsian. Sebagai gantinya, pemerintah memberikan bantuan biaya kontrak rumah sebesar Rp10 juta per kepala keluarga selama satu tahun.
"Kebijakan ini memberi ruang bagi pemerintah untuk memikirkan penanganan jangka menengah dan panjang, termasuk relokasi," tegasnya.
Bantuan biaya kontrak rumah telah disalurkan kepada 28 kepala keluarga di beberapa desa di Kecamatan Simpenan. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi warga yang rumahnya hanyut atau rusak berat akibat banjir bandang, termasuk di Desa Cidadap dan Desa Loji yang terdampak banjir bandang pada 15 Desember 2024.
"Tim verifikasi dan validasi akan bekerja langsung di lapangan untuk memastikan kondisi fisik bangunan dan lingkungan. Data ini menjadi dasar agar anggaran benar-benar kembali kepada masyarakat," katanya.
Tim akan tetap berada di lapangan dengan mempertimbangkan faktor cuaca dan risiko keselamatan. Jika kondisi tidak memungkinkan, proses verifikasi akan ditunda hingga situasi dinilai aman.
"Insya Allah Pemprov Jabar berkomitmen merealisasikan kebutuhan masyarakat pascabencana," pungkasnya.
Untuk update terbarunya, di hulu Sungai Cileungsi pada pukul 19.20 WIB TMA berada diketinggian 410 sentimeter yang memiliki batas normalnya 100 sentimeter.
Proses eksekusi terhadap aset seluas 493 meter persegi tersebut berlangsung kondusif
Penanman jagung dilaksanakan bekerja sama dengan PT Nusa Farm Indonesia
Ada perbedaan penanganan dugaan korupsi rumah dinas DPRD Kota Banjar dan Kabupaten Indramayu.
Tidak boleh ada warga masyarakat yang tidak mampu, yang tidak dibantu, yang tidak di-backup oleh Pemda
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi, dengan partisipasi mahasiswa dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Zimbabwe, Somalia, dan Aljazair.
Tahun ini, The Papandayan kembali mengajak masyarakat Bandung menikmati kehangatan tersebut melalui Pasar Ramadan di Pago Restaurant
Imlek adalah tentang kebersamaan, tentang duduk satu meja dengan orang-orang terkasih, menikmati hidangan istimewa, dan menciptakan kenangan yang berarti.
SATUAN Lalu Lintas Polresta Cirebon melakukan pendataan dan pengecekan kondisi jalan di wilayah hukum mereka.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
KEINDAHAN alam Jawa Barat mampu mengundang wisatawan dalam dan luar negeri untuk datang.
Nasabah tidak perlu ramai-ramai datang ke BPR Bank Cirebon. Mereka diminta untuk menyiapkan dokumen persyaratan
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
TPST Utama ditargetkan bisa mengolah sampah 10-15 ton setiap harinya dengan sistem teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Farhan melarang rumah sakit menolak pasien, khususnya dalam masa transisi penataan kepesertaan jaminan kesehatan.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat perlindungan hingga meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengeklaim sudah mengambil alih pembiayaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan yang dinonaktifkan pemerintah pusat.
Peluncuran seri perangko reguler edisi khusus Imlek ini sudah yang ketiga kalinya dilakukan Pos Indonesia. Sebelumnya telah diluncurkan pada tahun 2024 Naga Kayu 2575 dan edisi Tahun Ular 2576.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved