Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) bersama Istiqlal Global Fund (IGF) menunjukkan aksi nyata kepedulian kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan dari jemaah Masjid Istiqlal kepada masyarakat terdampak bencana alam di Aceh Tamiang. Bantuan tersebut diserahkan langsung di lokasi terdampak melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Tamiang.
Penyaluran bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara jemaah Masjid Istiqlal, BPMI, IGF, PMI, serta Dewan Masjid Indonesia (DMI) sebagai mitra strategis di lapangan. Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor PMI Kabupaten Aceh Tamiang oleh Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat (Sosdaum) BPMI Abu Hurairah Abdul Salam, bersama Direktur Utama Istiqlal Global Fund Ahsanul Haq, kepada perwakilan pengurus PMI Aceh Tamiang.
Dalam keterangannya, Abu Hurairah Abdul Salam menyampaikan bahwa kehadiran langsung tim BPMI dan IGF di Aceh Tamiang merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan amanah jemaah Masjid Istiqlal tersalurkan secara tepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.
“Fokus bantuan ini tidak hanya pada kebutuhan darurat, tetapi juga untuk memulihkan kembali masjid-masjid yang terdampak bencana, menyediakan akses air bersih, serta mempersiapkan dukungan pemulihan trauma sosial pascabencana. Masjid kami pandang sebagai pusat pemulihan umat, baik secara spiritual maupun sosial,” ujar Abu Hurairah dalam keterangan yang diterima (11/1).
Sementara itu, Direktur Utama IGF Ahsanul Haq menegaskan bahwa penanganan pascabencana membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemulihan jangka panjang.
“Setelah interaksi langsung dengan saudara saudara kita di Tamiang, Ke depan, IGF akan mengajak mitra-mitra IGF, khususnya dari sektor industri riil, untuk berperan aktif dalam membangun trauma center serta melakukan penataan kembali wilayah terdampak. Upaya ini diarahkan pada perbaikan sarana ibadah, infrastruktur pendidikan, sekaligus membangun kesadaran bersama terhadap pentingnya perbaikan dan pelestarian lingkungan,” jelas Ahsanul Haq.
Bantuan yang disalurkan meliputi dukungan logistik serta dana kemanusiaan yang akan dikelola oleh PMI Aceh Tamiang untuk membantu kebutuhan mendesak dan proses pemulihan masyarakat terdampak banjir bandang. Selain penyerahan bantuan, pertemuan ini juga menjadi ajang koordinasi langsung antara BPMI, IGF, PMI, dan DMI terkait langkah-langkah penanganan lanjutan di lapangan.
Pihak PMI Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi atas kepedulian jemaah Masjid Istiqlal yang telah memberikan dukungan nyata hingga ke wilayah paling barat Indonesia. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan sosial, keagamaan, dan lingkungan pascabencana di Aceh Tamiang. (M-3)
Bukan saja saat malam tiba, tapi pada siang hari pun nyamuk memenuhi sudut-sudut ruangan tenda pengungsian dan kamar.
BULAN Sabit Merah Indonesia (BSMI) melakukan soft launching Klinik Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) Aceh Tamiang pada Minggu (18/1).
Kompleks pesantren seluas sekitar 2,5 hektare ini berada di kawasan seluas lima hektare yang sempat menjadi titik penumpukan material kayu dari aliran sungai.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyerahkan 90 unit Huntara di Aceh Tamiang. Sinergi BUMN Danantara sediakan hunian layak pasca-bencana.
ISPA, diare, dan infeksi kulit menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan pascabanjir di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan bencana Aceh melalui pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak.
Bencana banjir bandang di Kecamatan Simpenan terjadi pada Desember 2024 dan Maret 2025
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
Wamen PPPA juga mengajak para ibu untuk memanfaatkan microgreen sebagai sumber pangan sehat dan cepat panen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved