Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar kegiatan Tarhib Ramadan melalui tradisi Meugang bersama masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh pada Senin (16/2). Dalam kegiatan tersebut, Baznas menyalurkan 100 ekor sapi untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari penguatan sosial dan spiritual menjelang bulan suci Ramadan 1447 H.
Meugang merupakan tradisi khas masyarakat Aceh yang dilaksanakan menjelang Ramadan sebagai bentuk syukur dan kebersamaan. Di tengah masa pemulihan pascabencana, Baznas RI hadir untuk memastikan masyarakat tetap dapat menjalankan tradisi tersebut dengan penuh kebahagiaan.
Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Sadiah Sakwan, mengatakan bahwa Meugang bukan sekadar kegiatan konsumsi bersama, tetapi memiliki nilai spiritual dan sosial yang kuat bagi masyarakat Aceh.
“Meugang adalah simbol kebersamaan dan penguatan hati. Di tengah ujian yang masih dirasakan masyarakat, mereka tetap berhak menyambut Ramadan dengan penuh kebahagiaan. Baznas hadir untuk membersamai dan memastikan semangat itu tetap terjaga,” ujar Sadiah.
Ia menambahkan, sejak masa tanggap darurat, Baznas RI terus memberikan dukungan melalui layanan dapur umum, distribusi logistik, layanan kesehatan, serta program pemulihan seperti Kembali ke Masjid, Kembali ke Sekolah, dan pembangunan hunian tetap.
“Zakat menguatkan Indonesia bukan sekadar slogan. Ini adalah komitmen nyata bahwa saudara-saudara kita di Aceh tidak sendiri,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Asisten I Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh Tamiang dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Aceh Tamiang, Muslizar, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Baznas RI dalam mendukung masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi penyemangat bagi masyarakat kami untuk bangkit dan menyambut Ramadan dengan optimisme,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Baitul Mal Aceh, Tengku Junaidi, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas RI yang kembali hadir membantu masyarakat Aceh di tengah masa pemulihan pascabencana.
“Kehadiran Baznas RI bukan kali ini saja. Setiap Aceh menghadapi ujian, Baznas selalu hadir bersama kami. Ini menjadi bukti bahwa solidaritas umat benar-benar nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucap Tengku. (E-3)
Harga daging sapi dan kerbau di sejumlah wilayah di Aceh, seperti Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Selatan, tembus Rp200 ribu per kilogram.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Pemprov DKI melarang kegiatan sahur on the road (SOTR) selama Ramadan 2026. Larangan diberlakukan lantaran kegiatan tersebut rawan menimbulkan keributan.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menyebut awal Ramadan 1447 Hijriah kemungkinan besar akan mengalami perbedaan di kalangan umat Islam Indonesia.
Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang, Sumatra Barat, mulai melaksanakan Salat Tarawih lebih awal, yakni pada Senin (16/2) malam sebagai penanda dimulainya ibadah Ramadhan.
alasan mengapa Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Rabu, 18 Februari 2026.
Menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, serta daya tahan tubuh menjadi semakin penting agar ibadah Ramadan dapat dijalani dengan optimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved