Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Ini Tips Mengeluarkan THR untuk Investasi Bagi Gen Z

Basuki Eka Purnama
09/3/2026 11:59
Ini Tips Mengeluarkan THR untuk Investasi Bagi Gen Z
Ilustrasi(MI/HO)

MOMEN Lebaran selalu menjadi waktu yang paling dinantikan, terutama bagi generasi Z. Selain menjadi ajang silaturahmi, kehadiran Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi daya tarik utama. 

Namun, ada pergeseran menarik dalam cara generasi ini memaknai dana tambahan tersebut. Berdasarkan riset YouGov tahun 2025, mayoritas Gen Z kini lebih memilih mengalokasikan THR mereka untuk ditabung atau diinvestasikan dibandingkan sekadar konsumsi sesaat.

Kesadaran finansial yang meningkat ini menunjukkan bahwa investasi bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan strategis untuk masa depan. Lantas, bagaimana cara mengelola dana THR agar memberikan hasil yang optimal?

Mengapa Investasi dengan THR Lebih Efektif?

Banyak orang masih terjebak dalam pola pikir bahwa THR adalah "uang kaget" yang bebas dihabiskan. 

Padahal, menggunakan THR untuk investasi memiliki keunggulan psikologis dan teknis. Karena dana ini berada di luar gaji bulanan, arus kas utama (cash flow) Anda tidak akan terganggu.

F.X. Sutjiharto, M.M., seorang penulis dan edukator trading terkemuka, menekankan pentingnya momentum ini. 

"Menggunakan THR untuk investasi berarti Anda memulai perjalanan finansial tanpa mengorbankan kebutuhan sehari-hari. Ini adalah kesempatan emas yang datang hanya sekali setahun," ujarnya. 

Dengan dana khusus ini, investor pemula juga dapat belajar mengelola aset tanpa tekanan emosional yang berlebihan.

Langkah Strategis Mengelola THR

Agar dana THR tidak menguap begitu saja, berikut adalah empat langkah yang bisa diterapkan:

  • Tetapkan Tujuan yang Jelas: Sebelum mulai menanam modal, tentukan apakah dana tersebut disiapkan untuk dana darurat, DP rumah, atau tabungan masa depan. Tujuan yang kuat akan menjadi fondasi strategi Anda.
  • Alokasi Persentase Sejak Awal: Jangan menunggu sisa uang di akhir bulan. Pakar struktur pasar, Williem, menyarankan pemula untuk mengalokasikan sekitar 20% hingga 40% dari total THR untuk investasi. Dengan porsi ini, Anda tetap bisa menikmati suasana Lebaran tanpa rasa bersalah.
  • Pilih Instrumen yang Tepat: Sesuaikan pilihan aset dengan profil risiko Anda. Bagi yang menginginkan stabilitas, instrumen seperti emas digital, saham, atau indeks global bisa menjadi pilihan. Sementara bagi yang siap dengan risiko lebih tinggi, platform seperti XM dapat digunakan untuk mencari peluang penghasilan jangka pendek.
  • Orientasi Jangka Panjang: Hindari terjebak dalam keinginan untuk kaya mendadak. Kunci keberhasilan investasi adalah konsistensi dan ketenangan dalam menghadapi fluktuasi pasar harian.

Waspadai Jebakan Finansial

Meskipun antusiasme berinvestasi sangat baik, ada beberapa hal yang harus dihindari. Jangan pernah menginvestasikan seluruh THR jika Anda belum memiliki dana darurat yang memadai. 

Selain itu, hindari mengikuti ajakan investasi spekulatif tanpa melakukan riset mendalam terlebih dahulu.

Berdasarkan kalender tahun 2026, Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026. Merujuk pada regulasi yang mewajibkan pembayaran THR paling lambat 14 hari sebelum hari raya, maka dana THR diperkirakan akan mulai cair di sekitar tanggal 7 Maret 2026. 

Memulai kebiasaan berinvestasi dari sekarang akan memberikan dampak positif yang nyata bagi masa depan finansial Anda. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya