Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Kiat Mengatur Anggaran Hampers Lebaran 2026 agar THR dan Tabungan Aman

Putri Rosmalia Octaviyani
07/3/2026 21:32
Kiat Mengatur Anggaran Hampers Lebaran 2026 agar THR dan Tabungan Aman
Pengunjung memilih jenis parsel atau hampers lebaran yang akan dipesan di Cikini, Jakarta Pusat.(Dok. MI/Usman Iskandar)

TRADISI mengirimkan bingkisan atau hampers Lebaran kepada keluarga, kerabat, hingga kolega telah menjadi pemandangan umum di Indonesia. Namun, tanpa perencanaan yang matang, upaya berbagi kebahagiaan ini bisa menjadi bumerang yang menguras kocek, tunjangan hari raya (THR), dan mengikis tabungan Anda.

Tetapkan Anggaran Maksimal 10 Persen dari THR

Perencana Keuangan Rista Zwestika CFP, WMI, membagikan kiat strategis agar alokasi anggaran hampers tetap terkendali. Langkah pertama yang paling krusial adalah menetapkan batas anggaran sejak awal sebelum mulai berbelanja.

"Tentukan anggaran hampers dari awal. Misalnya maksimal 5-10 persen dari THR," ujar Rista dalam keterangannya, dikutip Sabtu (7/3/2026).

Dengan menetapkan persentase tetap dari THR, Anda memiliki batasan yang jelas sehingga tidak menggunakan dana yang seharusnya dialokasikan untuk kebutuhan pokok atau dana darurat.

Lakukan Riset Produk dan Tentukan Skala Prioritas

Setelah angka anggaran didapat, langkah berikutnya adalah menentukan jumlah penerima. Rista menyarankan agar pengiriman bingkisan dibatasi pada orang-orang yang memiliki kedekatan personal, seperti keluarga, kerabat, dan sahabat karib.

Gunakan waktu luang untuk melakukan riset produk secara daring maupun luring. Membandingkan harga antar-vendor atau toko dapat membantu Anda mendapatkan paket yang sesuai dengan anggaran tanpa mengurangi kualitas isi bingkisan.

Jika ingin lebih hemat, pertimbangkan untuk menyiapkan hampers secara mandiri (DIY). Membeli isi bingkisan secara grosir dan mengemasnya sendiri tidak hanya menekan biaya, tetapi juga memberikan sentuhan personal yang lebih mendalam bagi penerima.

Tren Berbagi Hampers di Indonesia

Tradisi berbagi di bulan suci ternyata telah melintasi batas religius. Laporan Jakpat bertajuk "Future Insight into Ramadan and Eid 2025" mengungkapkan bahwa warga non-Muslim pun turut berpartisipasi dalam tradisi ini sebagai bentuk toleransi dan mempererat silaturahmi.

Berdasarkan survei terhadap lebih dari 1.900 responden, berikut adalah rata-rata dana yang disiapkan masyarakat untuk satu paket bingkisan:

Kategori Responden Rentang Anggaran per Paket
Masyarakat Muslim Rp250.000 - Rp500.000
Masyarakat Non-Muslim Rp100.000 - Rp200.000

Isi bingkisan yang paling diminati masih didominasi oleh kue kering khas Lebaran, makanan dan minuman kemasan, serta bahan makanan pokok (sembako). "Hampers tidak harus mahal, yang penting adalah perhatian dan niat berbagi," pungkas CEO dan Founder Finante tersebut.

(Ant/H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya