Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menggelar Tarhib Ramadan 1447 H/2026 M bertema “Zakat Menguatkan Indonesia” di Terowongan Kendal, Sudirman, Jakarta, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan sekaligus upaya menyiarkan pesan zakat kepada masyarakat di ruang publik.
Dalam pelaksanaannya, Tarhib Ramadan Baznas 2026 diisi dengan beragam kegiatan, mulai dari layanan kesehatan gratis, lelang amal, demo kopi ZCoffee, konter layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Talkshow Program Ramadan Baznas, live mural bertema “Zakat Menguatkan Indonesia”, penampilan musisi, tari topeng Jakarta, hingga keterlibatan berbagai komunitas.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, mengatakan, Tarhib Ramadan merupakan momentum penting untuk mengajak masyarakat menyambut Ramadan tidak hanya dengan peningkatan ibadah personal, tetapi juga dengan penguatan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Melalui Tarhib Ramadan ini, kami ingin menegaskan bahwa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga momentum untuk menguatkan Indonesia dari berbagai sisi, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan,” kata Rizaludin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/2).
Ia menambahkan, pelaksanaan Tarhib Ramadan di ruang publik seperti Terowongan Kendal bertujuan untuk mendekatkan Baznas dengan masyarakat sekaligus memperluas literasi zakat, khususnya kepada generasi muda. “Dengan demikian, zakat diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menguatkan Indonesia,” kata Rizaludin.
Lebih lanjut, Rizaludin berharap, kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat. "Dengan meningkatnya partisipasi tersebut, manfaat zakat diharapkan dapat dirasakan lebih luas, terutama oleh kelompok rentan, termasuk masyarakat terdampak bencana, selama bulan Ramadan," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi Baznas RI sekaligus Ketua Panitia Ramadan Baznas RI 2026, Rulli Kurniawan, menjelaskan, tema “Zakat Menguatkan Indonesia” dipilih sebagai respons atas berbagai musibah yang melanda Indonesia dalam beberapa bulan terakhir, termasuk di Sumatera, Jawa Barat, maupun sejumlah wilayah lainnya.
"Terdapat dua pesan utama yang ingin disampaikan Baznas melalui kegiatan ini. Pesan pertama adalah ajakan untuk menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan dan kesiapan lahir batin. Tarhib dimaknai sebagai pengingat awal agar masyarakat menyiapkan kondisi fisik, spiritual, serta kepedulian sosial, termasuk melalui perencanaan zakat, infak, dan sedekah," ujarnya.
Pesan kedua, lanjut Rulli, adalah ajakan kepada umat Islam dan masyarakat Indonesia untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai upaya bersama dalam menguatkan Indonesia. "Hal ini penting mengingat tidak semua orang dapat menyambut Ramadan dalam kondisi bahagia dan berkecukupan," ucapnya.
Terkait lokasi kegiatan, Rulli menjelaskan, pemilihan Terowongan Kendal, Sudirman, dinilai strategis karena merupakan ruang publik dengan tingkat mobilitas tinggi dan banyak diakses, khususnya oleh generasi muda. “Kita ingin melibatkan anak muda sebanyak-banyaknya untuk menjadi sahabat-sahabat Baznas yang akan menyiarkan dan menyuarakan pesan ‘Zakat Menguatkan Indonesia’ ini secara lebih luas,” ujarnya.
"Hadirnya berbagai layanan di Tarhib Ramadan ini menggambarkan bahwa Baznas memiliki beragam program pemberdayaan yang bertujuan untuk memperkuat Indonesia melalui zakat," lanjut Rulli.
Melalui Tarhib Ramadan Baznas ini, Rulli berharap, zakat, infak, dan sedekah, khususnya di bulan Ramadan 2026 dapat semakin dioptimalkan sebagai instrumen penguatan solidaritas sosial dan upaya bersama untuk menguatkan Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang kurang beruntung.
“Karena itu, kami ingin zakat yang ditunaikan melalui Baznas tidak hanya dimaknai sebagai upaya mensucikan harta, tetapi juga sebagai kontribusi nyata untuk menguatkan Indonesia,” tegasnya. (H-2)
Ketua BAZNAS Kota Tangsel Mohamad Subhan mengutarakan sinergi antar-lembaga zakat menjadi kunci dalam menggali potensi zakat secara optimal, khususnya di Provinsi Banten.
Dana ZIS yang terhimpun akan dikelola secara amanah dan profesional serta diarahkan pada program-program yang berdampak langsung bagi mustahik.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp50.000 per jiwa atau setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium.
Dana sosial keagamaan tidak hanya terbatas pada zakat, infak, sedekah, dan wakaf, tetapi juga mencakup sumber-sumber lainnya.
Penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kota Semarang terhadap para penyintas bencana banjir di Sumatra dan Aceh yang dititipkan melalui Baznas RI.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Inflasi NTT tahun 2025 yang tercatat sebesar 2,39 persen (yoy) mencerminkan stabilitas harga yang terjaga.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, melakukan pertemuan di Kairo, Mesir pada Ahad (8/2).
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan Paket Ramadan Bahagia bagi keluarga prasejahtera di wilayah Jakarta menjelang bulan Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved