Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJAGA kesehatan kulit selama bulan Ramadan memerlukan perhatian ekstra, terutama terkait pola makan saat berbuka dan sahur.
Dokter spesialis dermatologi dan venereologi, Dr. dr. Fitria Agustina, Sp.DVE, mengingatkan bahwa konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Menurut Fitria, asupan garam dan gula yang berlebihan dapat menarik cairan dari dalam sel. Kondisi ini memicu fenomena yang disebut dengan multi-layer hydration loss atau hilangnya hidrasi di berbagai lapisan kulit.
"Mengonsumsi diet tinggi garam dan tinggi gula itu akan membuat sel tuh kehilangan air, jadi lebih kering, skin barrier-nya juga terganggu," ujar lulusan Universitas Indonesia tersebut dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta.
Masalah kulit, terutama jerawat, sering kali muncul pada pekan pertama atau pertengahan pekan kedua Ramadan.
Hal ini terjadi karena tubuh masih berada dalam fase adaptasi terhadap perubahan pola makan dan minum yang berdampak langsung pada level hidrasi tubuh.
Ketika tubuh kekurangan cairan, lapisan pelindung kulit (skin barrier) akan terganggu.
Kondisi ini tidak hanya membuat kulit kering, tetapi juga merusak keseimbangan mikrobioma atau mikroorganisme alami pada permukaan kulit. Jika terjadi ketidakseimbangan atau disbiosis, maka jerawat dan masalah kulit lainnya akan lebih mudah muncul.
Selain jerawat, Fitria memaparkan bahwa gangguan skin barrier juga dapat memperburuk kondisi kulit yang sudah ada sebelumnya.
"Enggak cuma jerawat, bisa lain yang dasarnya inflamasi, misalnya pada dermatitis atopik yang memang flare up-nya di wajah, atau rosacea, kondisi yang menyerupai jerawat, atau kondisi psoriasis," tambahnya.
Selain gula dan garam, gorengan menjadi tantangan tersendiri selama berpuasa. Kandungan tepung pada gorengan termasuk karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi yang mampu memicu lonjakan insulin.
"Karbohidrat olahan seperti tepung itu akan membuat insulin peak-nya tuh tinggi pada saat kita buka puasa, akan berpengaruh terhadap kadar IGF-1, akan berpengaruh terhadap kerja dari sebosit, kelenjar minyak, menghasilkan minyak lebih banyak," jelas Fitria.
Kandungan minyak pada gorengan juga disinyalir memengaruhi hormon androgen, yang berperan besar dalam meningkatkan aktivitas kelenjar minyak (sebosit). Oleh karena itu, ia menyarankan masyarakat untuk membatasi konsumsi gorengan.
"Bukan enggak boleh buka puasa pakai gorengan, tapi jangan banyak-banyak, diusahakan gorengannya dikeringin dulu," pesannya.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk tetap memenuhi kebutuhan cairan minimal delapan gelas sehari, yang dibagi antara waktu berbuka hingga sahur, serta memilih nutrisi seimbang guna menjaga kesehatan kulit dari dalam. (Ant/Z-1)
Inisiatif ini hadir sebagai solusi nyata bagi para pekerja kebun dan masyarakat sekitar dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi selama bulan suci.
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Namun, di tengah kemajuan tersebut, optimalisasi zakat nasional belum menunjukkan lompatan yang sepadan.
Rasa lapar saat puasa berkaitan erat dengan komposisi menu sahur.
Saat berbuka adalah puncak kebahagiaan setelah seharian menahan lapar dan haus.
SETIAP akhir Ramadan, jutaan orang bergerak mudik ke kampung halaman. Semua orang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan orang-orang terdekat.
IDULFITRI adalah hari raya yang menandai akhir Ramadan dan rangkaian ibadah yang ada di dalamnya, khususnya puasa dan salat Tarawih.
Marah adalah ekspresi jiwa yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Daniel Goleman, dalam buku Emotional Intelligence (1995) mengutip Aristoteles (Atistotle) tentang marah
DALAM bahasa Inggris ada ungkapan: It's no use crying over split milk. Tak ada gunanya menangisi susu yang telah tumpah.
PADA sepuluh hari terakhir Ramadan, sebagian umat Islam berkeyakinan akan ada Lailatulqadar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved