Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI ekonomi pascabanjir besar Sumatra pada 24-27 November 2025, tergolong sangat sulit. Ditambah lagi sedang menutupi kebutuhan bulan Ramadan dan menjelang Lebaran Idulfitri 1447 H, yang sudah di depan mata.
Merespons beban kesulitan tersebut, Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh, kini menyalurkan Rp158.900.000 dana zakat kepada 227 orang mustahik (orang yang berhak menerima) karyawan kontrak di lingkungan unit kerja kampus setempat. Kewajiban rukun Islam ke-5 yang sering disebut dengan sedekah wajib itu disalurkan melalui lembaga Amil Zakat Rumah Amal Masjid Jami'k Universitas Syiah Kuala.
Prof Dr Mustahil, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, kepada Media Indonesia, Kamis (12/3) mengatakan, pembagiannyan dipercepat mulai Selasa 10 Maret atau 4 hari lalu. Itu dilakukan agar para penerima boleh segera memanfaatkan untuk kebutuhan bulan Ramadan atau menyambut Hari Raya sepekan mendatang.
Dikatakan Prof Mustanir, dengan program pengumpulan dan penyaluran zakat itu sangat membantu para mustahik dan berdampak nyata tehadap perekonomian lingkungan kampus. Lalu melunasi zakat bukan sekadar menunaikan kewajiban agama, tapi juga instrumen (sarana) penting dalam membangun nilai kepedulian di kampus.
"Program ini membuktikan bahwa semangat berbagi di USK terus tumbuh subur. Kami mengapresiasi transparansi Rumah Amal dalam mengelola dana dari para muzakki sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh staf dan pegawai kita yang membutuhkan," ungkap Prof lulusan S2 dan S3 Kimia Organik dari Kyushu University Jepang tersebut.
Mustanir berpesan, agar para penerima sedekah wajib zakat menggunakan dengan bijaksana. Terutama untuk memenuhi kebutuhan utama atau menafkahi lelusrga.
"Gunakanlah dengan sebaik-baiknya. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan mampu meringankan beban ekonomi keluarga," tutur Guru Bebesar F MIPA tersenut.
Dosen senior kelahiran Indrapuri, Aceh Besar itu berterima kasih kepada seluruh muzakki (pembayar pajak) dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Rumah Amal Masjid Jamik USK.
"Setiap rupiah yang disalurkan adalah wujud kepercayaan. Semoga menjadi amal jariyah bagi para muzakki dan mendapatkan balasan pahala yang berlipat dari Allah SWT," tutupnya.
Penyaluran Zakat Kemitraan ini diharapkan tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga semakin mempererat ukhuwah dan kebersamaan di lingkungan Universitas Syiah Kuala sebagai kampus yang inklusif dan religius.
Program ini merupakan buah kolaborasi strategis antara Rumah Amal dengan fakultas-fakultas serta unit kerja di lingkungan USK. Sasarannya adalah para staf dan pegawai kontrak yang masuk dalam kategori penerima zakat (asnaf) sesuai ketentuan syariat Islam.
Direktur Rumah Amal Masjid Jamik USK, Tedy Kurniawan Bakri S. Farm, menuturkan proses penentuan penerima manfaat dilakukan secara transparan dan akuntabel. Dari sekitar 400 nama yang diusulkan oleh berbagai fakultas, tim melakukan verifikasi lapangan dan seleksi kelayakan yang ketat.
"Hasilnya, sebanyak 227 orang dari 14 fakultas dan unit kerja dinyatakan berhak menerima manfaat. Kolaborasi dengan unit kerja ini sangat krusial agar proses identifikasi mustahik lebih presisi, sehingga zakat benar-benar sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan," ujar Tedy.
Ia berharap skema kemitraan ini terus diperkuat untuk memperluas jangkauan filantropi Islam di lingkungan civitas akademika USK melalui pengelolaan yang amanah dan profesional. (H-2)
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Ajakan tersebut disampaikan Tsamara dalam acara Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia, Melalui Media Massa dan Silaturahmi Forum Matraman yang diselenggarakan oleh Baznas RI di Jakarta.
Zakat fitrah wajib ditunaikan oleh setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak, selama mereka memiliki kelebihan kebutuhan pokok.
Z-Talk merupakan salah satu kegiatan tatap muka antara pimpinan Baznas dengan praktisi/pimpinan media massa.
Zakat adalah instrumen penting dalam Islam yang berfungsi membersihkan harta sekaligus menumbuhkan solidaritas sosial.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mencatat capaian bersejarah dalam pelaksanaan Zakat Istana 2026 bertajuk Zakat Menguatkan Indonesia.
Indonesia merupakan kiblat ideal dalam regulasi zakat karena mampu menyeimbangkan peran negara dan masyarakat dalam pengelolaan zakat.
Baznas menggelar acara Kelas Hukum Volume 10 secara daring, yang bertujuan untuk memaparkan pedoman kerja sama pengelolaan zakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved