Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILIK kendaraan bermotor diminta berhati hati jika membeli BBM eceran di wilayah Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pasalnya, telah ditemukan peredaran BBM hasil oplosan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
Peringatan itu dilontarkan Kapolres Subang Ajun Komisaris Besar Dony Eko Wicaksono. Dia mengaku telah mengungkap kasus pemalsuan BBM.
Aksi itu terlacak Satuan Reserse Kriminal Polres Subang yang menerima informasi adanya aktivitas mencurigakan terkait pengoplosan BBM di wilayah Kalijati.
Kasusnya terungkap Rabu (3/12) sekitar pukul 19.30 wib saat petugas patroli menerima laporan warga mengenai aktivitas pengoplosan di sebuah kontrakan di Kaliangsana. Aktivitas tersebut diduga untuk memasok BBM oplosan ke sejumlah jongko 2 tax di kawasan Kalijati dan Pagaden.
Dony menambahkan, saat tim tiba, pelaku sempat kabur. Namun petugas menemukan jeriken berisi bahan baku dan bbm oplosan beserta peralatan produksinya.
"Temuan ini menjadi dasar penyelidikan lanjutan. Setelah rangkaian penyelidikan, polisi menangkap AK di persembunyiannya di Kecamatan Pusakajaya pada Senin (8/12)," lanjut Dony.
Dari pemeriksaan, pelaku AK asal Indramayu diketahui masuk ke Subang sejak Agustus 2025 sebagai penjual thinner. karena sepi, ia beralih mengoplos thinner dengan Pertalite dan Pertamax sejak awal Desember 2025.
Pelaku telah menjual sedikitnya 8 jeriken BBM Oplosan (20 liter per jeriken) ke sejumlah jongko 2 tax di Kalijati dan Pagaden seharga Rp10.500 per liter. Dia mendapat keuntungan Rp1.120 per liter. kepada pembeli, ia mengaku BBM tersebut berasal dari SPBU.
"Penyidik masih mendalami lokasi-lokasi yang menerima pasokan BBM oplosan. modus AK tergolong berbahaya karena mencampurkan bahan kimia non-bbm. untuk menghasilkan satu jeriken 20 liter, divampur 8 liter thinner yang mengandung metanol, butanol, dan toluena, 3 liter pertalite, dan 5 liter pertamax. Lalu mengaduk dan mendiamkannya sebelum dijual sebagai pertalite," papar Dony
Polisi menyita 41 jeriken berisi 5 liter bahan baku, 14 jeriken berisi BBM oplosan, 24 jeriken kosong, 2 gelas ukur, dan 1 mesin pompa Airlux berikut selangnya.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved