Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Harga Sayuran dan Telur di Subang Melonjak Hingga 30%

Reza Sunarya
09/12/2025 18:24
Harga Sayuran dan Telur di Subang Melonjak Hingga 30%
Pedagang Sayur Mayur di Pasar Pamanukan Subang(MI/Reza Sunarya)

Memasuki akhir tahun 2025, kenaikan curah hujan dan momentum menjelang Natal memicu lonjakan harga sejumlah komoditas pangan, terutama sayuran dan telur, di pasar-pasar tradisional Kabupaten Subang. Kenaikan harga rata-rata mencapai 30%, sangat membebani masyarakat dan pelaku usaha makanan.

Kenaikan harga ini terjadi di tengah cuaca ekstrem yang menyebabkan pasokan dari petani berkurang akibat gagal panen dan terhambatnya distribusi.

Unayah, salah seorang pedagang sayuran di Pasar Pamanukan Subang, mengungkapkan bahwa faktor cuaca ekstrem dan permintaan menjelang hari besar keagamaan menjadi pemicu utama.

"Cuaca ekstrem dan menjelang Natal membuat pasokan sayuran ke pasaran berkurang akibat gagal panen dan distribusi terhambat," kata Unayah, Selasa (9/12).
Daftar Kenaikan Harga Signifikan

Kenaikan harga sayur mayur dan telur di Subang terpantau mengalami lonjakan signifikan.  Kenaikan harga ini, terutama pada komoditas cabai yang hampir melonjak dua kali lipat, sangat memukul daya beli masyarakat dan memberatkan para pedagang makanan.

Suryati, salah seorang pembeli, menyatakan kenaikan harga ini sangat memberatkan rumah tangga. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Subang segera mengambil langkah konkret.

"Sangat memberatkan kenaikan harga ini. Diharapkan pemerintah bisa segera mengambil langkah agar pasokan sayuran bisa kembali normal sehingga harga bisa ditekan," tuturnya.

Para pedagang kini harus memutar otak agar tidak kehilangan pelanggan di tengah ketidakpastian harga dan pasokan menjelang akhir tahun. (RZ/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya