Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Subang, Jawa Barat (Jabar) memiliki potensi besar di sektor pertanian, kendati demikian, generasi milenialnya enggan terlibat lantaran stigma usang, yang kini tak lagi relevan disematkan.
Teknologi inovasi dan digitalisasi seperti Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) menjadikan pertanian layak menjadi sumber penghidupan dan kegiatan usaha yang menguntungkan bagi generasi milenial Subang.
Fakta dan harapan tersebut dikemukakan Asisten Daerah II Pemerintah Kabupaten (Pemkab] Subang, Hidayat, baru-baru ini saat membuka Expo Produk Pertanian (X-Proper) mewakili Bupati H Rujimat.
Baca juga: Kebut Realisasi Optimalisasi Padi Rawa, Mentan Amran Langsung Koordinasi di Sumsel
Hidayat pada kegiatan X-Proper yang didukung Kementerian Pertanian RI bersama Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project [SIMURP] mengajak generasi milenial Subang, untuk mendukung dan terlibat di sektor pertanian sebagai konsumen dan pelaku.
Upaya tersebut sejalan harapan Presiden Jokowi yang berharap lebih banyak lagi generasi milenial Indonesia memilih profesi menjadi petani maupun peternak, karena sektor yang paling kuat saat ini adalah pertanian.
"Ketika hampir semua sektor tumbuh negatif, pertanian justru tumbuh positif 1,75 persen," kata Presiden Jokowi.
Tingkatkan Produktivitas dan Produksi Pangan
Hal senada dikemukakan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang melakukan pembenahan besar-besaran untuk meningkatkan produktivitas dan produksi pangan Indonesia sehingga menjadi lumbung pangan dunia di 2033.
Baca juga: Mentan Arman Sulaiman Ajak Petani dan Penyuluh Lanjutkan Swasembada Pangan
“Jika kita tidak bergerak cepat melakukan swasembada pangan, bisa saja kita akan mengalami krisis pangan. Untuk itu kita harus berupaya terlepas dari ketergantungan negara lain dalam hal penyediaan pangan,” katanya.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi menyoroti pencapaian tujuan pembangunan pertanian, mensyaratkan proses pembelajaran tiada pernah berhenti.
"Generasi milenial sebagai cikal bakal petani milenial dan wirausahawan muda pertanian harus beradaptasi melihat peluang dan memenangkan kompetisi melalui teknologi dan inovasi," ujar Dedi Nursyamsi.
Baca juga: Pertanian CSA Sukses, Kementan Koordinasi dengan Pemkab Deli Serdang
Asisten Daerah II Pemkab Subang, Hidayat mengatakan kegiatan Expo Produk Pertanian [X-Proper] membuktikan bahwa sektor pertanian adalah tumpuan masa depan rakyat Indonesia. Sejumlah Kelembagaan Ekonomi Petani [KEP] dan Kelompok Wanita Tani [KWT] pada 14 kecamatan di Kabupaten Subang menampilkan produk olahan unggulan.
Kegiatan X-Proper di kantor Kepala Desa Tambakdahan merupakan kolaborasi Dinas Pertanian Pemkab Subang bersama stakeholders seperti Pusat Layanan Usaha Terpadu - Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah [PLUT KUMKM], Dinas Kominfo dan pelaku usaha retail Subang.
Kepala Dinas Pertanian Subang, Nenden Setiawati mengapresiasi kegiatan X-Proper mendorong KEP dan KWT berwawasan CSA mengembangkan produk pertanian dari hulu ke hilir.
"Penyuluh yang mendukung pelaksanaan Program SIMURP di Subang telah menumbuhkan dan membina KEP dan KWT melalui bimbingan teknis, pendampingan analisa usaha, hingga memfasilitasi pengadaan alat untuk produksi," katanya.
Tampak hadir Lidia, penyuluh pada Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) BPPDSMP Kementan dan Kevin Firdaus, Ketua Tim Metoda dan Informasi Bidang Penyuluhan pada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pemprov Jawa Barat mewakili pemerintah pusat dan daerah, untuk mengevaluasi dan dan mendorong peningkatan kualitas dan pemasaran produk.(RO/S-4)
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
PETANI milenial tergabung dalam kelompok tani Pasirangin, Kota Tasikmalaya, memanen cabai merah di lahan seluas 250 bata dengan jumlah 7.000 pohon.
SEORANG petani milenial sekaligus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu mengolah kopi arabika hingga menyebar ke penjuru Tanah Air, bahkan ke mancanegara seperti Jepang.
Sebagai seorang milenial, Brili Agung Zaky Pradika, 35, tidak jengah disebut sebagai petani. Pemuda asal Banyumas, Jawa Tengah itu membuktikan usahanya yang moncer di sektor pertanian.
PETANI milenial Rustan Abu Bakar selama ini mengolah ubi jalar menjadi keripik. Seiring berjalannya waktu, Rustan merasa harus ada perkembangan terhadap usahanya.
Petani milenial dicari! Daftar sekarang & raih sukses di bidang pertanian modern. Panduan lengkap cara daftar, syarat, & peluangnya di sini!
Kementan menerima kunjungan delegasi forum kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular (SSTC) untuk berdialog mengenai pelaksanaan program pemberdayaan generasi muda di pertanian
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved