Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian RI, Amran Sulaiman, mengajak para insan pertanian untuk melanjutkan swasembada pangan, seperti tahun 2019-2020.
"Saya yakin Indonesia bisa swasembada mulai dari Sumatra Selatan. Ketahanan pangan identik dengan ketahanan bangsa. 2019 dan 2020 kita swasembada, yang bekerja adalah kita, petani penyuluh dan Babinsa. Untuk itu harus kita lanjutkan," ujar Mentan saat mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan - Pembangunan Pertanian (SMKPP) Negeri Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan, Senin (13/11/2023).
Amran menambahkan Sumatra Selatan dapat menjadi penyelamat pangan Indonesia. "Kami siapkan alsintan, pupuk, kalau dulu harus ada kartu tani baru dapat pupuk sekarang cukup KTP dapat pupuk dan ini sedang kita proses harmonisasinya," katanya.
Baca juga: Kementan Usul Anggaran Belanja Tambahan Rp5,83 Triliun Tahun Ini
Amran juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel yang telah memberikan dukungan akan swasembada. "Saya berterima kasih atas dukungan Gubernur, kami siapkan anggaran untuk 100.000 hektare untuk Sumatra Selatan, semoga ini bisa terserap, ini bisa mengangkat produksi pangan bisa jadi no 3 atau no 4 di Indonesia dari no 5," katanya.
"Bahkan kalo 500.000 hektar kita garap, ini bisa masuk peringkat 2 tingkat nasional, karena lahan rawa yang bisa dijadikan sawah disini pertama ada yang indeks pertanamannya ditingkatkan 1 menjadi 2, 1 menjadi 3 itu ada 300 ribu hektar. Kemudian ada lahan rawa mineral kurang lebih 500.000 hektar," tambah Amran.
Baca juga: Kementan Menargetkan Produksi Pangan Tahun Depan Meningkat
Menurutnya, kalau ini digarap, persoalan bangsa 30% selesai di Sumatra Selatan. "Semoga mimpi kita 500.000 hektar di Sumatra Selatan dapat terwujud paling lambat 3 tahun mendatang sehingga Sumatra Selatan mendapat peringkat dua secara nasional," katanya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan pertemuan itu mengusung tema Dukungan Penyuluhan dan Petani Dalam Meningkatkan Produksi Padi dan Jagung di Provinsi Sumatra Selatan. "Tujuan kegiatan untuk memotivasi penyuluh pertanian, para petani dan steakholder yang terkait dalam upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi dan jagung di Sumatra Selatan," jelas Dedi.
Diketahui, Provinsi Sumatra Selatan merupakan penyangga komoditas pangan strategis yang mempunyai potensi lahan sawah, lahan kering dan lahan rawa. Kegiatan ini mengundang sebanyak 1.000 orang yang terdiri dari Petani Milenial, Kelompok Wanita Tani (KWT), P4S, KTNA dan para Penyuluh Pertanian di Sumatra Selatan. (Z-3)
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Pengadaan beras tahun 2025 pun tercatat sebagai terbesar sepanjang sejarah Perum Bulog melalui pembelian gabah langsung dari petani any quality dengan harga Rp6.500 per kilogram.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut agenda tersebut diharapkan menjadi simbol keberlanjutan swasembada beras nasional.
Pengumuman swasembada pangan perlu disertai kejelasan definisi dan konteks produksi. Ia mengingatkan secara historis, panen raya padi di Indonesia berlangsung pada Februari hingga Mei.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa sepanjang 2025 Indonesia tidak melakukan impor beras sama sekali. Menurutnya, hal itu menandai tonggak sejarah baru dalam ketahanan pangan nasional.
Rakernas dan Temu Tani Nasional 2025 yang digelar HKTI menjadi ajang konsolidasi sektor pertanian untuk memperkuat Swasembada Pangan,
Anggota DPR Rokhmin Dahuri soroti pendapatan petani yang masih rendah, hanya Rp 2,4 juta per bulan, meski produksi beras nasional 2025 diproyeksikan mencapai 34 juta ton
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved