Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Gelaran Panen Fest 2026 Diharapkan Bisa Tingkatkan Produksi Sektor Pertanian

Naufal Zuhdi
09/2/2026 13:04
Gelaran Panen Fest 2026 Diharapkan Bisa Tingkatkan Produksi Sektor Pertanian
Panen Fest 2026(Panen Fest)

Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2). Untuk perayaan tahun ini, Panen Fest 2026 mengusung tema Pangan Mandiri, Masa Depan Negeri. Pangan menjadi fokus utama perayaan kali ini mengingat swasembada pangan menjadi salah satu pilar utama Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Staf Angakatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut hadir dalam acara Panen Fest 2026. Ia mengutarakan harapan agar gelaran ini bisa menginspirasi sektor pertanian untuk meningkatkan produksi.

"Mudah-mudahan ini bisa menginformasikan ke masyarakat, lebih memotivasi untuk pertanian sehingga bisa meningkat nantinya," ujar Maruli dikutip dari siaran pees yang diterima, Senin (9/2).

Dalam Panen Fest 2026, Maruli mendapatkan anugerah Apresiasi Insan Inspiratif karena dinilai berjasa dalam mengembangkan program agroforestri TNI AD, air bersih, serta penguatan teritori pangan. Meski begitu, ia menyatakan pencapaian tersebut merupakan milik kolektif TNI AD.

"Hari ini saya menghadiri katanya mendapatkan penghargaan karena peran TNI AD. Jadi bukan pribadi saya sebagai Kasad," ujar Maruli.

Di kesempatan itu, Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menilai bahwa pengakuan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi pihaknya untuk meningkatkan kinerja di bidang pangan.

“Hari ini kami mendampingi Pak Kasad mendapatkan penghargaan dari Panen News. Alhamdulillah ini suatu kebanggan dan ini melecut semangat kami untuk meningkatkan pengabdian kami kepada masyarakat dan pelayanan yang maksimal,” kata Rizal.

Selain itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto menilai bahwa pameran hasil pertanian seperti Panen Fest 2026 ini perlu diselenggarakan agar masyarakat mengetahui perkembangan dan ragam hasil pertanian dari para petani Indonesia.

"Panen Fest ini perlu dihadiri oleh masyarakat sampai sejauh mana kita ini produksi hortikultura, pangan, dan sebagainya. Jadi perlu untuk dilihat dan kami apresiasi Panen News sudah bisa melaksanakan ini," kata Titiek.

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Tani Islam Indonesia (STII), Fathurrahman Mahfudz, menyinggung bahwa nasib ketahanan pangan nasional Indonesia sedikit banyak akan bergantung pada dinamika global.

“Geopolitik dunia kita tidak baik-baik saja. Implikasinya tentu ini pada ketahanan pangan dunia. Indonesia hari ini sudah swasembada beras dan jagung. Tetapi apakah kita cukup bangga dengan itu? Sementara kebutuhan pangan bukan hanya untuk Indonesia, tetapi regional, bahkan dunia hari ini menjadi sebuah keniscayaan,” kata Fathurrahman.

Di sisi lain, Guru Besar Ilmu Agroforestri Institut Pertanian Bogor (IPB), Nurheni Wijayanto, mengungkapkan bahwa di lapangan, ketahanan pangan nasional menemui sejumlah tantangan. Salah satu yang menurutnya cukup menantang adalah kondisi sumber daya manusia (SDM) petani itu sendiri.

“Tantangan yang kita hadapi saat ini adalah tentang SDM petani kita. Itu perlu pendampingan yang intensif. Kami perguruan tinggi sering minta ke mahasiswa supaya dampingi petani dengan ikhlas. Nanti akan mudah ilmu yang diberikan kepada mereka, akan mendorong peningkatan produksi,” ujar Nurheni.

Terakhir, sebagai tuan rumah acara, Pemimpin Umum Panen News, Amir Firmansyah, mengungkapkan bahwa ia bersyukur Indonesia dilimpahi oleh Tuhan sumber daya alam (SDA) pertanian yang kaya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada alam semesta. Bangsa ini sudah banyak sekali memberikan kami informasi terkait pangan di Indonesia,” tutur Amir. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya