Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Libatkan Ribuan Inovator, Pupuk Indonesia Dorong Transformasi Pertanian

Insi Nantika Jelita
08/2/2026 18:06
Libatkan Ribuan Inovator, Pupuk Indonesia Dorong Transformasi Pertanian
Penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.(Dok Pupuk Indonesia )

PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025. Ajang inovasi dua tahunan ini diikuti lebih dari 1.620 peserta dari kalangan mahasiswa, peneliti, profesional, hingga startup, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem inovasi pertanian sekaligus mendukung kemandirian dan swasembada pangan nasional. Hal ini disampaikan Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis Pupuk Indonesia Jamsaton Nababan dalam Awarding Ceremony FertInnovation Challenge 2025 di Jakarta, Rabu (4/2).

"Ajang ini sejalan dengan komitmen Pupuk Indonesia dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penguatan inovasi, teknologi, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Dalam penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2026 ini, Pupuk Indonesia berkolaborasi dengan Indonesia Agrichemical Research Institute (IARI). Platform dua tahunan ini menjadi media bagi Pupuk Indonesia untuk menciptakan transformasi pertanian berbasis inovasi. Ajang tersebut, ungkap Jamsaton, dirancang sebagai platform open innovation strategis untuk menyerap gagasangagasan transformatif dari inovator eksternal. Selain itu juga untuk menjawab tantangan keberlanjutan dan agenda besar kemandirian pangan Indonesia.

Adapun empat kategori strategis dalam ajang ini yaitu Precision Agriculture & Digital Farming, Climate Resilience & Sustainable Fertilizer, AI-Driven Agri Supply Chain, serta Process & Plant Engineering. Setiap karya inovasi yang masuk telah melalui proses seleksi bertahap, mulai dari screening administratif hingga final pitching.

"Keempat kategori ini dirancang untuk menjawab kebutuhan inovasi dari hulu hingga hilir mulai dari teknis budi daya tanaman presisi, sistem distribusi dan rantai pasok pupuk, hingga keandalan proses dan fasilitas produksi," kata Jamsaton.

Para inovator ini mendapatkan hadiah hingga miliaran rupiah, Best Innovation atau Juara 1 dari masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah Rp30 juta, kemudian Juara 2 dari setiap kategori menerima Rp20 juta, dan Juara 3 per kategori memperoleh Rp10 juta. Selain apresiasi terhadap para pemenang, FertInnovation Challenge 2025 juga membuka peluang inkubasi dan kolaborasi lanjutan agar ide-ide terpilih dapat dikembangkan menjadi solusi nyata bagi industri hingga Rp2 miliar.

Disampaikan Jamsaton, FertInnovation Challenge hadir sebagai ruang kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan dunia industri, akademisi, peneliti, dan pemangku kebijakan dalam satu ekosistem inovasi yang terintegrasi. FertInnovation Challenge bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem inovasi yang kolaboratif, berkelanjutan dan berdampak.

"Inovasi yang lahir dari FertInnovation akan berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi proses produksi, ketahanan sistem distribusi pupuk, keberlanjutan lingkungan, serta produktivitas pertanian nasional," harapnya.

Melalui pendekatan inovasi terbuka, perusahaan mendorong kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mempercepat hilirisasi riset serta menciptakan nilai tambah ekonomi dan sosial bagi masyarakat. (Ins/E-4) 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya