Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
WISATAWAN diminta untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum memutuskan untuk berlibur di sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Cirebon.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cirebon, Syamsul Huda, menjelaskan bahwa pada libur Natal dan Tahun Baru 2026 bertepatan dengan musim hujan.
“Berdasarkan informasi yang kami dapat dari BMKG, curah hujan masih sangat tinggi pada Desember ini hingga Februari tahun depan,” tuturnya, Selasa (9/12).
Dia menambahkan, pada libur Nataru tahun ini diperkirakan juga akan terjadi lonjakan mobilitas masyarakat, baik yang mudik maupun yang berkunjung ke lokasi wisata. Untuk wisatawan diminta memperhatikan kondisi cuaca sebelum memutuskan untuk berlibur.
“Sesuaikan waktu berlibur dengan kondisi cuaca dan lokasi yang akan dipilih,” lanjutnya.
Di musim penghujan ini, papar Syamsul, Kabupaten Cirebon sangat rentan diterjang bencana. “Kami sudah mengeluarkan status Siaga Bencana Hidrometeorologi melalui SK yang ditandatangani Bupati Cirebon."
Ancaman bencana hidrometeorologi yang biasa terjadi di Kabupaten Cirebon meliputi cuaca ekstrem, angin kencang, banjir, hingga tanah longsor.
Dari 40 kecamatan di Kabupaten Cirebon sebanyak 31 kecamatan telah dipetakan rawan bencana banjir. Tersebar di 136 desa dan kelurahan.
“Kondisi paling rawan itu Kecamatan Waled, dua desa di sama yakni Desa Mekarsari dan Gunungsari, setiap tahun menjadi langganan banjir karena tumpukan sedimen dan penyempitan aliran Sungai Ciberes,” kata Syamsul.
Sementara itu, 30 kecamatan lain yang termasuk rawan banjir yakni, Kecamatan Susukan, Gegesik, Ciwaringin, Arjawinangun, Panguragan, Klangenan, Palimanan, Depok, Jamblang, Pangenan, Sumber, Gunung Jati, Suranenggala, Kapetakan, Plumbon, Plered, dan Kedawung. Selain itu Kecamatan Asjab, Mundu, Pangenan, Karangsembung, Gebang, Losari, Pabedilan, Ciledug, Waled, Pasalemen, Karangwareng, Lemahabang, Tengah Tani dan Kecamatan Kaliwedi.
Dari 40 kecamatan hanya 9 kecamatan yang bebas banjir.
Sementara untuk Kecamatan Dukupuntang, Greged, Beber, Sedong dan Susukan Lebak, Syamsul menyebut, potensi bencana yang mengintai adalah tanah longsor.
“Potensi-potensi bencana inilah yang harus diwaspadai masyarakat saat Nataru, karena memang sering terjadi setiap tahun,” jelas Syamsul.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved