Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMPIR lima tahun konstruksi jembatan penghubung Desa Sukamahi Kecamatan Cijati dengan Desa Neglasari Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rusak akibat diterjang banjir bandang. Akibatnya, aktivitas masyarakat, termasuk para pelajar, di dua desa itu tak jarang harus menyeberangi aliran Sungai Cibuni menggunakan rakit.
Berdasarkan informasi, rusaknya jembatan di wilayah itu terjadi sekitar 2020. Saat itu terjadi banjir bandang sehingga mengakibatkan jembatan terbawa arus deras.
Masyarakat yang biasa menggunakan jembatan untuk beraktivitas akhirnya memilih jalan nekat. Mereka pun terkadang mempertaruhkan keselamatannya karena harus menyeberangi arus deras Sungai Cibuni menggunakan rakit.
Sella misalnya, pelajar SMA itu hampir setiap hari pulang-pergi ke sekolah menyeberangi aliran sungai menggunakan rakit. Dia mengaku, aksi menyeberangi aliran sungai menggunakan rakit sudah dijalaninya sejak kelas 1 SMA.
"Kalau dihitung-hitung, sudah tiga tahun menyeberangi sungai pakai rakit pulang pergi ke sekolah," kata Sella, Jumat (5/12).
Sungai Cibuni mengalir di wilayah selatan Kabupaten Cianjur. Sungai ini merupakan salah satu yang terbesar karena memiliki lebar hampir sepanjang 125 meter.
Keberadaan rakit menjadi akses vital karena membantu menyeberangkan para pelajar serta aktivitas masyarakat yang bekerja, berdagang, maupun bertani. Rakitnya hanya terbuat dari bambu.
Baik masyarakat maupun pelajar membayar seikhlasnya setiap kali mereka menggunakan rakit. Kehadiran rakit sangat membantu.
Sebab, kalau berjalan kaki, mereka harus menempuh jarak yang cukup jauh. Diperkirakan jaraknya sekitar 10 kilometer.
"Kalau berjalan kaki harus muter. Cukup jauh. Capek di jalan. Makanya mending pake rakit," ungkapnya.
Awalnya Sella mengaku was-was. Namun kini ia sudah terbiasa.
Setiap kali menumpang rakit, Sella harus melepas sepatu. Namun, ketika aliran sungai berarus deras, Sella memilih berjalan kaki dengan jarak tempuh cukup jauh.
"Ngeri juga kalau air lagi deras mah. Si amang penjaga rakit juga memilih tidak menyeberangkan karena risikonya tinggi," pungkas Sella.
Kondisi serupa dialami Atep, 35, warga Kampung Parabon Desa Neglasari Kecamatan Kadupandak. Setiap hari ia dan sepeda motornya harus menggunakan rakit.
Setiap kali menyeberang, Atep mengaku was-was. Namun ia tak punya pilihan. "Takut sih, tapi mau gimana lagi karena setiap hari saya harus bekerja," ucapnya.
Wakil Kepala Madrasah Aliyah (MA) Bojongjati, Edi Wahyu, mengaku cukup memaklumi seandainya ada anak didik yang terlambat masuk kelas. Kondisi ini lantaran mereka terhambat akibat akses jembatan yang rusak.
"Sudah hampir empat sampai lima tahun kondisinya seperti ini. Jembatannya rusak karena tergerus arus deras saat banjir bandang," kata Edi.
Pihak sekolah kadang memberikan dispensasi dengan meliburkan siswa saat aliran Sungai Cibuni meluap. Sebab, mereka tidak mungkin harus menyeberangi aliran sungai.
"Kalaupun ada yang berjalan kaki kasihan. Jarak tempuhnya cukup jauh. Jadi, kita liburkan. Memang, dengan kerusakan jembatan mengakibatkan aktivitas pendidikan jadi terganggu. Mudah-mudahan segera diperbaiki," pungkasnya.
Pemerintah Kota Bandung berupaya menggeser status kawasan Kebun Binatang Bandung dari konservasi menjadi ruang terbuka hijau tanpa fondasi hukum.
Kota Baru Parahyangan dinilai berkomitmen dalam membangun kota mandiri, madani dan alami yang berkualitas serta berkelanjutan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved