Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Sepanjang 2025, Pemkot Bandung Rehabilitasi 335 Ruang Belajar

Naviandri
04/12/2025 19:38
Sepanjang 2025, Pemkot Bandung Rehabilitasi 335 Ruang Belajar
SDN 090 Cibiru Kota Bandung setelah direnovasi(MI/NAVIANDRI)

SEJUMLAH capaian pembangunan pada 2025 berhasil dilaksanakan Dinas Pendidikan Kota Bandung. Salah satunya bertujuan memastikan ruang belajar yang aman, layak dan mendukung proses pembelajaran.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron memaparkan sepanjang 2025 pihaknya telah merehabilitasi 335 ruang belajar. Pada 2026 akan menambah 60 ruang kelas baru.

Dengan jumlah bangunan sekolah yang mencapai ratusan unit dan sebagian sudah berusia puluhan tahun, pemkot  menempatkan rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas sebagai salah satu prioritas utama.

"Selama 2025, kami melaksanakan berbagai program perbaikan dan pembangunan fisik untuk SD dan SMP. Pada jenjang SD, program difokuskan pada penyediaan fasilitas sanitasi dan ruang belajar yang layak," terangnya.

Pada jenjang SD, kata Asep, pembangunan dan rehabilitasi meliputi  rehabilitasi toilet sebanyak 29 lokasi. Sementara rehabilitasi ruang kelas 86 sekolah (255 ruang), dan pembangunan ruang kelas baru (RKB), 3 sekolah (9 ruang).

Sementara untuk jenjang SMP, pembangunan unit sekolah baru ada, pembangunan fasilitas parkir di 4 sekolah dan pembangunan sarana, prasarana dan Utilitas di 10 sekolah. Sementara rehabilitasi sedang/berat ruang kelas mencapai 80 ruang dan rehabilitasi sarana prasarana dan utilitas dilaksanakan di 31 sekolah

"Pembangunan dilakukan pada sekolah yang memiliki pertumbuhan siswa tinggi atau ruang yang belum tuntas dibangun pada tahun-tahun sebelumnya. Beberapa bangunan lama yang mengalami kerusakan berat juga menjadi prioritas penanganan," tuturnya.

Pemkot Bandung juga telah mengagendakan pembangunan besar-besaran pada 2026. Targetnya adalah 30 ruang kelas baru jenjang SD dan 30 ruang kelas baru jenjang SMP.

“Ini sudah teranggarkan. Selain itu, ada penambahan rehabilitasi untuk sekitar 30 SD dan 30 SMP, tetapi nanti disinkronkan kembali dengan hasil kajian teknis kondisi bangunan,” tandasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner