Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Klinik Utama Permata Hati Dorong Pencegahan Cacat Bawaan sejak Tahap Prakonsepsi

Sugeng Sumariyadi
02/3/2026 20:12
Klinik Utama Permata Hati Dorong Pencegahan Cacat Bawaan sejak Tahap Prakonsepsi
Peringatan World Birth Defects Day mengingatkan pentingnya upaya pencegahan cacat bawaan.(ISTIMEWA)

PERINGATAN World Birth Defects Day menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kesehatan anak tidak hanya ditentukan saat kehamilan berlangsung, tetapi dimulai jauh sebelum proses konsepsi terjadi.

Untuk itu, Klinik Utama Permata Hati menegaskan komitmennya dalam mendorong upaya pencegahan cacat bawaan melalui pendekatan edukatif, preventif, dan berbasis layanan klinis terintegrasi.

Cacat bawaan merupakan kelainan yang terjadi sejak dalam kandungan dan dapat memengaruhi struktur maupun fungsi tubuh anak. Kondisi ini mencakup berbagai spektrum, mulai dari kelainan jantung bawaan, gangguan sistem saraf seperti spina bifida, hingga kelainan genetik seperti Down syndrome.

"Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu yang mengalaminya, tetapi juga memberikan beban jangka panjang bagi keluarga serta sistem pelayanan kesehatan," ungkap Dokter Konsultan Fetomaternal Klinik Utama Permata Hati, Dr dr Aloysius Suryawan, Sp.OG., KFM.

Meskipun demikian, berbagai bukti ilmiah menunjukkan bahwa sebagian besar faktor risiko cacat bawaan bersifat dapat dimodifikasi. Intervensi yang dilakukan pada fase prakonsepsi dan awal kehamilan terbukti memiliki peran signifikan dalam menurunkan insiden kelainan bawaan.

Peran kritis fase prakonsepsi

Menurut Aloysius Suryawan, periode sebelum kehamilan merupakan fase krusial yang sering kali terlewatkan.

“Banyak pasangan baru mulai memperhatikan kesehatan ketika kehamilan sudah terjadi. Padahal, fase prakonsepsi justru merupakan jendela penting untuk melakukan intervensi. Asupan asam folat, pengendalian penyakit kronis seperti diabetes, serta skrining kesehatan dasar dapat secara signifikan menurunkan risiko kelainan bawaan,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa defisiensi mikronutrien, terutama asam folat, telah lama diketahui berhubungan dengan peningkatan risiko cacat tabung saraf. Oleh karena itu, suplementasi yang adekuat sebelum kehamilan menjadi salah satu strategi pencegahan yang paling efektif dan berbasis bukti.

Selain itu, kondisi medis ibu seperti diabetes yang tidak terkontrol, obesitas, serta penyakit kronis lainnya juga berkontribusi terhadap peningkatan risiko gangguan perkembangan janin. Pendekatan prakonsepsi memungkinkan optimalisasi kondisi kesehatan ibu sebelum kehamilan terjadi.

Pendekatan komprehensif dan multidimensi

Sejalan dengan hal tersebut, dr Zeus Suryawan, Sp.OG, dari Klinik Utama Permata Hati, menambahkan bahwa pencegahan cacat bawaan tidak dapat dilakukan secara parsial.

“Perkembangan janin dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berinteraksi. Nutrisi maternal, status kesehatan ibu, lingkungan, serta gaya hidup sehari-hari semuanya memiliki peran. Oleh karena itu, pencegahan harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak yang signifikan.

Di antaranya L

- Konsumsi asam folat sebelum dan selama kehamilan
- Pemeriksaan kesehatan prakonsepsi
- Kontrol kehamilan secara rutin
- Menjaga pola hidup sehat
- Menghindari paparan zat berbahaya seperti rokok, alkohol, dan obat  
  tanpa indikasi medis

Menurut Zeus, edukasi yang tepat akan membantu masyarakat memahami bahwa kehamilan sehat bukanlah proses yang terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari persiapan yang terencana.


Peran klinik dalam edukasi dan pendampingan


Sebagai fasilitas layanan kesehatan ibu dan anak, Klinik Utama Permata Hati terus mengembangkan layanan yang berfokus pada pencegahan.

Melalui program konsultasi prakonsepsi, pemeriksaan antenatal, serta edukasi berkelanjutan, klinik berupaya memberikan pendampingan menyeluruh bagi calon ibu.

Pendekatan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek klinis, tetapi juga pada peningkatan literasi kesehatan masyarakat. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan pasangan dapat mengambil keputusan yang tepat terkait perencanaan kehamilan.


Investasi untuk generasi masa depan

Upaya pencegahan cacat bawaan merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan menurunkan risiko kelainan sejak dini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Dengan mengusung nilai “Health, Love and Care”, Klinik Utama Permata Hati berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung terciptanya generasi yang lebih sehat melalui edukasi, pelayanan, dan pendekatan preventif yang berkelanjutan.

Informasi Layanan
Klinik Utama Permata Hati
Jl TKI Raya No 99A, Kabupaten Bandung
0811-1012-6100

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner