Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Puluhan Tambang Rakyat Ilegal Tersebar di Tasikmalaya

Kristiadi
03/12/2025 12:42
Puluhan Tambang Rakyat Ilegal Tersebar di Tasikmalaya
Ketua Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia, Dedi Kurniawan(MI/KRISTIADI)

SEBANYAK 48 titik tambang pasir dan emas rakyat tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Jumlah tambang ilegal di wilayah ini menduduki peringkat kedua terbanyak di Jawa Barat, bersama Sumedang dan di bawah Sukabumi.

Menurut Ketua Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia, Dedi Kurniawan keberadaan tambang rakyat ilegal tersebut berpotensi menimbulkan bencana banjir bandang, longsor dan kekeringan.

"Kami bersama tim telah melakukan investigasi ke Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya menemukan aktivitas tambang rakyat tidak berizin. Setidaknya kami menemukan adanya aktivitas ilegal itu di 48  lokasi," tambah Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat itu, Rabu (3/12).

Dia menambahkan kebanyakan penambangan itu menghasilkan material konstruksi terdiri dari campuran pasir, batu dan kerikil. Sementara tambang emas ada di Kecamatan Karangjaya, Kecamatan Salopa, dan Kecamatan Cineam.

Penambangan, lanjutnya, melibatkan para buruh. Mereka bekerja melubangi tanah. Para buruh mendapat honor harian dari koordinator, sesuai hasil tambang yang mereka peroleh.

"Memang, sudah banyak penambangan rakyat yang ditutup. Untuk mencegah bencana, kami berharap pemerintah melakukan pemulihan kawasan dengan penghijauan," tandas Dedi.

Sementara di Sukabumi, lanjut dia, ada beberapa tambang rakyat yang berizin dan dilakukan di kawasan hutan. Namun, perlu ada evaluasi menyeluruh.

"Pemilik izin tambang rakyat di sana tidak menjalankan aturan yang ada. Kami mendesak adanya moratorium dan pencabutan izin mereka. Aktivitas mereka berpotensi menyebabkan bencana," tegasnya.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner