Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Baru 1,5% Calon Jemaah Haji Jabar Lunasi Bipih, Kanwil Lakukan Pemantauan

Naviandri
01/12/2025 15:30
Baru 1,5% Calon Jemaah Haji Jabar Lunasi Bipih, Kanwil Lakukan Pemantauan
Ilustrasi(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

KANWIL Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat (Jabar) mencatat  baru 454 calon jemaah atau 1,5% yang menyelesaikan pembayaran haji 2026 dari total 29.372 orang yang berhak. Secara nasional, tingkat pelunasan masih berada di angka 0,95% atau 1.416 jamaah dari 201 ribu hingga akhir November 2025.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jabar, Boy Hari Novian, mengatakan capaian tersebut masih tergolong rendah. Pelunasan tahap pertama berlangsung sejak 24 November hingga 23 Desember 2025.

“Rendahnya pelunasan Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) dikarenakan adanya kendala dalam penginputan istitoah dari Dinas Kesehatan (Dinkes) kota/kabupaten. Saat ini istitoah menjadi syarat calon Jemaah haji melakukan pelunasan. Kami pun terus memantau proses istitoah ke Dinkes kabupaten/kota di Jabar,” ungkapnya.

Boy, yang baru dilantik pada 28 November 2025, menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi ke daerah dengan kuota bertambah, termasuk Kota Bekasi yang memiliki kuota haji 2026 tertinggi, hampir 5.000 calon jamaah. Ia berharap proses istitoah dapat berjalan lancar. Adapun Bipih untuk Embarkasi Jakarta ditetapkan sebesar Rp58.542.722, sementara Embarkasi Kertajati Rp58.559.022.

“Dengan dibukanya masa pelunasan tahap pertama ini, calon jamaah diminta segera memastikan data keberangkatan, kloter, dan pemenuhan syarat administrasi lainnya. Pembayaran Bipih menjadi bagian penting untuk memastikan jamaah masuk ke daftar keberangkatan tahun 2026,” terangnya.

Menurut Boy, pelunasan tahap pertama diperuntukkan bagi jamaah yang sebelumnya sudah melunasi namun tertunda keberangkatannya, jamaah dalam alokasi kuota 1447 H/2026 M, serta kelompok lanjut usia, dengan 5% kuota prioritas lansia yang teknisnya akan diatur melalui keputusan Dirjen.

“Kanwil Kemenhaj Jabar saat ini pun tengah berbenah dalam perihal struktur organisasi. Setelah Kementerian Haji dan Umrah melantik para kepala kantor, selanjutnya Kemenhaj akan melantik para kepala bidang. Kabid-kabid tinggal pelantikkan. Dengan pastinya struktur organisasi di kanwil, Boy mengaku amunisi SDM di kanwil akan semakin kuat,” tuturnya.

Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah kembali melantik lebih dari 400 pejabat struktural di tingkat wilayah, kota, dan kabupaten secara hybrid di Jakarta. Pelantikan ini menjadi bagian dari penguatan struktur operasional hingga level daerah. (AN/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner