Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Yayasan Puan Amal Hayati dan Pemkab Garut Advokasi Cegah Sunat Perempuan

Kristiadi
25/11/2025 19:49
Yayasan Puan Amal Hayati dan Pemkab Garut Advokasi Cegah Sunat Perempuan
Yayasan Puan Amal Hayati dan Pemkab Garut menggelar edukasi mencegah sunat pada perempuan.(MI/KRISTIADI)

YAYASAN Puan Amal Hayati menggelar kegiatan advokasi dalam upaya pencegahan sunat perempuan di Kabupaten Garut. Praktik tersebut, memiliki dampak negatif dan masih banyak masyarakat belum mengetahui.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani mengatakan, pemotongan/perlukaan Genitalia perempuan (P2GP) dari segi medis memiliki dampak negatif. Namun, saat ini, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui.

Untuk itu, ada upaya advokasi pencegahan sunat perempuan ini  agar masyarakat mengetahui dampak dari P2GP tersebut.

"Kami mensosialisasikan P2GP kepada masyarakat agar mereka mengetahuinya supaya tidak terjadi dampak negatif. Secara medis memang tidak ada bagian dari genitalia perempuan yang perlu dipotong atau dikhitan," katanya, Selasa (25/11).

Dia meminta masyarakat mencari penjelasan yang benar terkait isu tersebut. Mereka bisa mendatangi puskesmas ataupun berbagai organisasi masyarakat Islam supaya lebih memahami.

Sementara itu, program Officer Yayasan Puan Amal Hayati, Iza Farhatin Ilmi mengungkapkan, sosialisasi ini merupakan advokasi dalam upaya pencegahan sunat perempuan. Ini merupakan rangkaian aksi yang telah didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

"Kami menyoroti bahaya P2GP dilakukan dengan cara yang tidak higienis dan tidak benar. Kami berharap masyarakat lebih terbuka terkait tentang isu tersebut supaya tidak ada lagi anak perempuan yang disunat," pungkasnya.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner