Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pinisepuh dan tokoh Sunda yang tergabung dalam Majelis Musyawarah Sunda (MMS) telah menuntaskan Musyawarah Tahunan ke-II, Sabtu (22/11).
Pada puncak kegiatan itu, MMS menyampaikan Manifesto MMS yang diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung Sate.
Acara penyerahan dokumen Manifesto disaksikan sejumlah tokoh penting seperti Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiagus, Pangkogabwilhan I Letnan Jenderal TNI Kunto Arief, Pinisepuh I MMS Burhanudin Abdullah, Pinisepuh Nu'man Abdul Hakim, Pinisepuh Taufikurahman Ruki, Pinisepuh MMS Laksamana (Purn) Ade Supandi, Sekda Jabar Herman Suryatman, Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karya, dan PJ Gubernur 2023-2025 Jabar Bey Machmudin.
Juga, hadir tokoh Sunda seperti Erry Ryana Harjapamekas, Dada Rosada, Ayi Vivananda, Ernawan S Koesoemaatmadja, Etty RS, Prof Didin S Damanhuri, Makbul Padmanegara, dan ratusan peserta Musyarawah II MMS dari berbagai elemen masyarakat.
"Manifesto MMS merupakan peta jalan strategis memulihkan martabat dan masa depan Tatar Sunda dalam peradaban Indonesia modern," papar Presidium Pinisepuh MMS Dindin S Maolani.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, seusai menerima Manifesto MMS mengaku mengapresiasi apa yang dilakukan Majelis Musyawarah Sunda.
"Kami mengapresiasi masyarakat yang memberi gagasan dan pemikiran. Ini akan memperkaya khasanah dan rancangan pembangunan yang tengah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat," tandasnya.
Soal pendidikan
Pada kesempatan itu, Pinisepuh I MMS Burhanudin Abdullah, mengingatkn ada beberapa persoalan yang harus dipikirkan bersama oleh orang Sunda. Salah satunya, orang Sunda perlu melakukan introspeksi dan memperbaiki kesalahan guna menaikkan harkat dan derajatnya.
Soal kedua ialah berupaya meningkatkan jumlah orang Sunda yang punya ilmu pengetahun serta impian yang kuat untuk membangun diri, masyarakat dan bangsa.
"Untuk itu dibutuhkan pendidikan. Tidak perlu seluruh orang Sunda. Cukup 20% orang Sunda jadi sarjana, punya ilmu pengetahuan tinggi, sehingga mampu mewujudkan mimpi membangun daerah dan bangsanya," tandasnya.
Saat ini, lanjut dia, jumlah sarjana di Indonesia maupun Jawa Barat hanya berkisar 7% dari total penduduk. Kondisi ini sangat memprihatinkan, meski Indonesia sudah 80 tahun merdeka.
Untuk itu, Ketua Tim Pakar dan Inisiator Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ini mengingatkan pentingnya melakukan perceptan dalam pendidikan di Jawa Barat.
"Saya menyarankan MMS membuat program terukur, masuk akal, dan bisa dilaksanakan untuk membantu mempercepat para pihak dalam peningkatan pendidikan," jelasnya.
Mantan Gubernur Bank Indonesia itu menegaskan MMS merupakan wadah bersama orang Sunda. Sebuah forum yng membahas semua masalah dan persoalan yng dihadapi orang Sunda.
"MMS ialah perkumpulan sosial, budaya dan adat, dengan tujuan merawat budaya dan masyarakat untuk kejayaan indonesia," tandasnya.
Menurut di, orang Sunda bisa punya peran penting di negara dan masyarkaat, jika bisa membangun kepemimpinan kolektif dan kolegial. Tidak hanya kepemimpinan politik, tapi kepimpinan ekonomi, intelektual, sosial dan budaya.
Manifesto
Sementara itu, Presidium Pinisepuh MMS Dindin S Maolani menegaskan, persoalan Sunda hari ini tidak dapat lagi dipahami sebagai masalah parsial atau sektoral, melainkan persoalan sistemik dan struktural yang saling mengunci.
“Persoalan Sunda hari ini bukan sekadar daftar keluhan tetapi masalah sistemik yang rumit dan harus diselesaikan melalui kepemimpinan kolektif dan keberanian mengambil keputusan strategis,” kata eks Tenaga Ahli Kejaksaan Agung tersebut.
Menurut advokat senior tersebut, realitas yang dihadapi Sunda Raya mencakup ketimpangan fiskal atas kekayaan alam dan tata ruang. Itu diekstraksi tanpa kembalian yang adil kepada rakyat, kebudayaan yang terpinggirkan, pendidikan yang tertinggal, ekonomi rakyat yang rapuh penuh kemiskinan, serta kepemimpinan kolektif yang sedang tumbuh namun belum terkonsolidasi.
Di sisi lain, Ketua Panata Gawe MMS Andri Perkasa Kantaprawira mengatakan, MMS menyusun Manifesto diawali rangkaian Sawala Maya I & II secara zoom lalu musyawarah di Kampus Universitas Padjadjaran pada 15 November lalu.
Prosesnya mencakup pembuatan kajian Policy Brief, Notulensi Rapat Pinisepuh, serta Notulensi Komisi A dan B Panata Pikir, sebagai dasar perumusan langkah konkret dan arah perjuangan jangka manifesto tersebut.
Dari rangkaian rumusan tersebut, MMS menyampaikan empat agenda strategis sebagai Manifesto Peradaban Sunda Raya menuju 2045 sekaligus mendorong agenda besar Indonesia Emas 2045.
Pertama, penguatan jati diri strategi dan pemajuan kebudayaan Sunda. Agenda ini diwujudkan melalui Revolusi Pendidikan Karakter Sunda, Kebijakan afirmatif bahasa dan toponimi, serta Inisiasi Dana Abadi Kebudayaan Sunda Raya.
Kedua, Sunda jeung Sarakan jeung Sunda jang Negara melalui penataan ulang hubungan pusat dan daerah. Agenda ini dilaksanakan melalui Reforma keadilan fiskal nasional, integrasi Sunda Raya melalui konsep Benelux, Pencabutan moratorium pemekaran CPDOB yang selektif untuk Sunda Raya, serta Peninjauan kembali kebijakan strategis nasional di Tatar Sunda.
Ketiga, prioritas pembangunan dan kesejahteraan. Agenda ini dilakukan melalui Audit sistemik Proyek Strategis Nasional di wilayah Sunda, Reforma agraria kultural dan ekonomi rakyat, serta Pembangunan berbasis data presisi dan Indeks Kesejahteraan Sunda Raya.
Keempat, menciptakan sistem Sunda dan kepemimpinannya. Hal ini dilakukan melalui pembentukan Sunda Leadership Institute, Konsolidasi Fraksi Sunda Raya kepada wakil rakyat asal Jawa Barat Banten dan DKJ di DPR, DPD dan DPRD, Penyusunan Buku Putih Perjuangan Sunda, serta Pengakuan MMS sebagai mitra strategis negara dan daerah.
“Kami menyerukan kebangkitan Sunda Raya melalui empat agenda perubahan agar tanah ini kembali berdiri, bermartabat dengan keadilan fiskal, budaya yang mulia, kesejahteraan rakyat dan kepemimpinan yang terhormat demi masa depan anak cucu,” tandas Dindin.
SATRESKOBA Polres Cimahi berhasil menggagalkan peredaran ganja sebanyak 100 kilogram atau setara 1 kuintal yang dikemas dalam dua koper.
investasi teknologi khususnya AI trennya terus meningkat di Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang.
Milad usia 108 ini, sebagai wujud syukur dan komitmen melanjutkan perjuangan organisasi dalam dakwah, pendidikan, dan pelayanan umat,
Ketiga calon rektor itu ialah Prof Aripin, Ade Rustiana, dan Asep Suryana Abdurrahmat.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan mendampingi 12 warga Jabar dalam menghadapi kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Prodi ini dirancang untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi memiliki visi keilmuan dan karakter kuat.
Kegiatan tarling perdana ini menjadi ajang mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Bekasi dan warga, sekaligus menyampaikan perkembangan program pembangunan.
Setiap titik galian harus memiliki kepastian waktu mulai, target penyelesaian, hingga penutupan kembali badan jalan.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menstabilkan harga bahan pokok di pasaran.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Persis sangat serius dalam membangun dapur SPPG dengan mengedepankan kualitas dan profesionalisme.
MENJELANG pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 H, Korlantas Polri peninjau sejumlah rest area.
PT KAI Daop 3 Cirebon melakukan langkah pencegahan terjadinya hambatan perjalanan menjelang arus mudik Lebaran 2026.
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 3,2, Selasa (24/2). Namun, dilaporkan tidak ada dampak kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Penolakan diwujudkan dengan melaporkan dugaan praktik korupsi dalam aktivitas tambang ilegal itu ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor.
Itqan Peduli resmi menjadi bagian dari sistem pengelolaan zakat nasional yang terintegrasi dan diawasi negara.
Rekomendasi Batas Maksimal Kadar Tar dan Nikotin saat ini tengah dirancang oleh Tim Penyusun Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (KemenkoPMK)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved